“Kabupaten Halmahera Tengah masih dalam kondisi baik, di mana Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) masih aman, bantuan rumah layak huni, beasiswa, dan kebijakan lainnya untuk masyarakat masih stabil,” tambahnya.
Bupati Ikram juga menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dalam penggunaan dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah. “Bukan soal uang yang banyak, tetapi uang ini untuk siapa. Biar uang banyak tapi masyarakat tidak merasakan, untuk apa? Makanya saya berikan kesejahteraan untuk masyarakat,” tegasnya.
Salah satu bentuk kesejahteraan yang disorot adalah insentif bagi lansia, yang menurutnya memiliki makna lebih dari sekadar nominal.
“Uang yang digunakan lansia beragam manfaatnya, misalnya seorang lansia yang memberikan uang kepada cucunya, itu sangat membahagiakan bagi seorang lansia,” tuturnya.
Bupati turut menyampaikan terima kasih kepada masyarakat atas undangan menghadiri penutupan Fanten, serta menyampaikan kegembiraannya dapat berkumpul dan menjalin silaturahmi bersama warga, sekaligus mendengar langsung aspirasi masyarakat baik terkait pembangunan maupun kondisi El Nino yang tengah dihadapi bersama.
Bupati Ikram Malan Sangadji berpesan agar adat dan budaya yang telah diwariskan turun-temurun ini terus dijaga dan dilestarikan oleh seluruh masyarakat Halmahera Tengah, sebagai identitas dan kekayaan daerah yang tak ternilai. (udy)