“Pada musim kemarau, arahan Bupati sangat jelas, harus segera dicarikan solusi agar petani tetap mendapatkan pasokan air. Karena itu, kami membangun bendungan di hilir untuk mengalirkan air ke areal persawahan,” ujarnya.
Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil positif. Dalam beberapa hari terakhir, distribusi air ke lahan pertanian telah kembali normal. Para petani pun mulai kembali mengolah sawah mereka setelah sebelumnya terdampak kekeringan.
“Saat ini air sudah lancar. Dalam satu hingga dua hari terakhir, petani mulai turun ke sawah. Tahun ini ditargetkan luas tanam mencapai 100 hektar per musim, dengan dua kali musim tanam, sehingga totalnya bisa mencapai 200 hektar dalam setahun,” jelasnya.
Pemda Halteng berkomitmen untuk terus memperkuat sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur pendukung, guna menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. (udy)
