Advertorial
BOBONG – Bupati Kabupaten Pulau Taliabu, Aliong Mus, mewarning sejumlah kepala desa yang hingga saat ini menetap di Bobong, ibu kota kabupaten. Apalagi, ada sejumlah kades yang lebih lama meninggalkan tugas.
”Banyak kades datang ke ibukota dalam waktu yang lama, padahal mestinya mereka harus berada di desa supaya bisa bekerja,” tegas Aliong. Bupati dua periode itu mengaku telah menerima laporan warga bahwa kades mereka menetap lama di Bobong. Karena itu, Aliong meminta para kades segara kembali ke desa masing-masing.
”Setelah kembali dari kegiatan di Jakarta, maka akan dilakukan pertemuan dengan Dinas PMD terkait dengan kades-kades ini,” tandas Aliong. Aliong mengaku sudah mengantongi sejumlah nama kades yang diduga bermasalah, mulai dari meninggalkan desa dalam waktu yang lama, dan utang piutang yang bukan untuk kepentingan pembangunan desanya serta beberapa masalah lainnya.
”Saya dan wakil bupati telah mengantongi nama mereka yang dinilai bermasalah, jadi hati-hati saja,” cetusnya. Menurutnya, kades seperti ini memberikan citra buruk pemerintahan desa di mata warganya. Padahal, ketika berada di desa, segala permasalahan dan keadaan warganya serta kendala-kendala yang ada bisa teratasi. ”Kalaupun memang ada keperluan untuk urusan desa, urusan tersebut segera diselesaikan, jangan datang sampai dengan minggu- minggu tanpa urusan yang jelas,” cetus Aliong
Kades, kata Aliong, tidak hanya mengurusi pemerintahan desa, namun punya peran menyelesaikan berbagai persoalan kehidupan warganya dengan program-program. “Kades tak hanya berurusan dengan KTP, KK, dan surat-surat lainnya saja, namun harus punya wawasan bagaimana bisa memajukan desa dan menyelesaikan setiap permasalahan di desa,” kata Aliong. (bro/adv)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

