WEDA – Pemkab Halteng terus mendorong seluruh masyarakat untuk mengikuti vaksinasi massal yang masih dilaksanakan, namun sampai saat ini capaian vaksinasi masih jauh dari target yang diberikan pemerintah pusat.
Terkait hal itu, Kapolres Halteng, AKBP Nico A Setiawan, tak menampik jika minat masyarakat Halteng dalam mengikuti vaksin masih tergolong rendah. Bahkan dari target 41.315 warga yang menjadi target vaksin, ternyata belum mencapai 40 persen. “Hingga saat ini capaian vaksin Halteng belum sampai di angka 40 persen. Tepatnya baru 36 persen dari 41.315 warga yang menjadi target vaksin,” ucap Nico.
Sementara target vaksinasi di akhir tahun ini minimal 70 persen. “Target untuk sampai di akhir tahun ini Kabupaten Halteng harus capai 70 persen,” katanya.
Dengan hal ini, dia mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Halteng untuk mengikuti vaksinasi massal yang saat ini masih terus digelar. Vaksinasi ini dilaksanakan dalam rangka menciptakan herd immunity, sehingga dapat terhindar dari virus Corona. “Kita berencana untuk melakukan jemput bola terhadap wilayah yang masih rendah capaian vaksinasi ini,” pungkasnya.
Nico juga menjelaskan, salah satu kendala yang dihadapi adalah ketidakmauan warga mengikuti vaksin. “Kalau dulu alasannya karena warga termakan hoax bahwa selesai di vaksin akan meninggal, sakit, lumpuh dan sebagainya. Tapi sekarang dengan sudah banyaknya yang divaksin berita tersebut terbantahkan dengan sendirinya, tetapi banyak warga yang tidak mau divaksin,” terangnya.
“Bahkan dulu pernah ada yang bilang nunggu kadesnya dulu yang divaksin, tapi setelah kadesnya divaksin gak serta merta warganya langsung bersedia di vaksin,” akunya.
Untuk itu, perihal warga yang malas tahu soal vaksin itu, Kapolres mengaku tetap mendorong para kepala desa melalui Bhabinkamtibmas untuk terus mengajak masyarakat melakukan vaksin. “Saya dorong para kepala desa melalui para Bhabin untuk bisa ajak warga mengikuti vaksin,” tandasnya.
Nico juga mengatakan, Polres Halteng sudah menyiapkan sembako bagi warga yang mau divaksin, tapi belum ada perubahan signifikan. “Padahal Polres Halteng sudah siapkan sembako bagi warga yang mau vaksin, tapi belum ada perubahan signifikan. Jadi sekarang kembali ke kesadaran masyarakat saja bahwa vaksin penting untuk kesehatan pribadi,” tutup Kapolres. (udy)

