DAMANAS Haltim Minta Pemkab Berpihak ke Masyarakat Adat

“Masyarakat adat tidak anti pembangunan, masyarakat adat perlu pembangunan, tapi pembangunan jangan sampai meninggalkan masyarakat adat ataupun menyingkirkannya,” katanya.

Dirinya juga menyinggung presentasi dari BPS Maluku Utara, angka kemiskinan tertinggi di provinsi Maluku Utara ada di Haltim dan Halteng yang mana perlu diketahui bahwa kedua wilayah itu memiliki sumber daya alam yang sangat luar biasa. 

“Padahal pertumbuhan ekonomi di Provinsi Malut meningkat tinggi karena penyokong utamanya yaitu Kabupaten Haltim dan Halteng,” pugkasnya.

Sekedar diketahui dalam kegiatan tersebut turut hadir, ketua Dewan AMAN tingkat Nasional (DAMANAS) Region Maluku dan Malut Afrida Erna Ngato, ketua Dewan AMAN Nusantara Tingkat Wilayah (DAMANWIL) Novenia Ambeua, Ketua Pengurus Harian (PH) Gayus Ambeua, Waka Polres Haltim Kompol Ranto Eko Mardayanto, Kapolsek Wasile Selatan Ipda Nurmala Ismail, Kepala desa se Kecamatan Wasile Selatan dan tokoh Adat dan peserta sebanyak 80 orang.

Pewarta   : M. Wahono
Editor   : Erwin Egga