JAILOLO – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), merilis sebanyak 415 kabupaten se-Indonesia sebagai daerah inovatif. Dari jumlah itu, Kabupaten Halmahera Barat masuk di urutan ke-95.
Penilain Kategori Index Daerah Inovatif menggunakan data penilaian 2017 hingga 2019. Jika berdasarkan data penilai tersebut, maka secara otomatis data masa pemerintahan mantan Bupati Danny Missy.
Kendati angkanya jauh di dari Pulau Morotai yang berada pada posisi ke-20, harus diakui prestasi itu diraih ketika Danny Missy memimpin, bukan Bupati James Uang. Artinya Danny yang menanam, James Uang yang memetik hasilnya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Halmahera Barat, Soni Balatjai, kepada wartawan, mengaku dalam penilaian inovatif tahun penilaian 2021 menggunakan data penilaian 2017 hingga 2019 dan hasilnya disclaimer untuk tahun penilaian 2020.
“Untuk tahun penilaian 2021, Halmahera Barat berhasil menjadi kabupaten inovatif, dengan sumber data penilaiannya menggunakan data inovatif 2019 – 2020,” kata Soni, belum lama ini.
Soni menjelaskan, tahun penilaian 2023 rencananya dilakukan pada Agustus nantinya, dan data yang digunakan adalah data inovatif 2021 – 2022. Penetapan Kategori Index Daerah Inovatif Kabupaten/Kota se-Provinsi Maluku Utara berdasarkan sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 002.6 – 5848 tahun 2021. (ais)

