Enoh juga menegaskan, setiap pelanggaran yang dilakukan prajurit akan diproses melalui mekanisme hukum dan disiplin militer sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan TNI.
Saat disinggung mengenai kemungkinan sanksi pemecatan bagi anggota yang terlibat, Enoh menegaskan seluruh proses akan dilakukan berdasarkan aturan yang berlaku dan hasil pemeriksaan yang dilakukan aparat berwenang.
”Yang jelas akan kita proses sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Ia menambahkan, integritas dan disiplin merupakan harga mati bagi setiap prajurit TNI. Keterlibatan anggota dalam aktivitas perjudian, kata dia, dapat mencoreng nama baik institusi sekaligus menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI.
Untuk itu, Korem 152/Baabullah bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang melibatkan prajurit.
”Pengawasan akan terus dilakukan, termasuk terhadap dugaan praktik perjudian sabung ayam yang melibatkan anggota,” pungkasnya.(cr-02)
