Enam aspirasi masyarakat dua desa itu ditandatangani oleh Pj Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji, Camat Weda Utara, Kades Sagea, Kades Kiya dan Koordinator Aksi, Agung.
Dihadapan masyarakat, pemuda dan mahasiswa dua desa itu, Asisten Deputi Pengelolaan Perikanan Tangkap Menko Marves menyampaikan akan mengakomodir aspirasi yang disampaikan tersebut sesuai dengan kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan pembangunan di desa demi kesejahteraan masyarakat.
“Warga Sagea-Kiya mungkin lupa, soal problem PLN saya datang dan langsung menjawab problem itu dan saat ini menyala tak padam lagi, karena langsung disuplai oleh PT. IWIP,” tutur Ikram.
Bukan hanya PLN, juga soal air bersih dan juga persoalan sampah juga terobosan lain yang telah dilakukan.
“Listrik sudah nyala. Air bersih juga saat ini digerakkan melalui tiga klaster, pertama dibangun oleh pemerintah pusat dan sekarang sudah disurvei. Klaster kedua sudah di survei di kali Fidi kapasitasnya terbatas. Klaster ketiga ada di Sagea-Waleh. “Jadi apapun yang terjadi saya tetap membangun Halteng demi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu Agung selalu koordinator aksi berterimakasih kepada PJ Bupati Halteng yang hadir langsung dan menjawab semua aspirasi kami.
“Kami berterimakasih kepada Pj. Bupati atas kepeduliannya terhadap keresahan masyarakat dan dijawab dengan penandatanganan nota kesepahaman,” ujarnya.
Pewarta : Amirudin Ibrahim
Editor : Amirudin Ibrahim
