Daud Muhammad Tuntaskan Keluhan Sopir

Kadishub Tikep

TIDORE – Aksi mogok yang dilakukan para sopir di Kota Tidore Kepulauan akibat tidak menerima keputusan Walikota terkait penetapan tarif angkutan umum, kini telah diselesaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tikep Daud Muhammad.

Penyelesaian tuntutan para sopir, dilakukan melalui pertemuan bersama antara Dishub Kota Tikep, Satlantas Polres Tidore dan Organda Tikep, yang berpusat di ruang rapat kantor Dinas Perhubungan Kota Tikep.

Usai melakukan pertemuan, kepada awak media, Daud mengaku keluhan dari sopir terkait penetapan tarif angkutan umum, telah diselesaikan.

Hasil kesepakatan dalam pertemuan itu, kata Daud tidak ada perubahan tarif untuk ambang atas, tujuan Terminal Indonesiana menuju Rum. Pasalnya, dalam penetapan tarif itu, sudah ditentukan berdasarkan jarak yang ditempuh, dimana jarak Terminal ke Rum sepanjang 25 kilometer, sehingga tarifnya ditetapkan senilai Rp.14.799, untuk umum dan pelajar senilai Rp. 10.359.

“Untuk ambang atas tidak ada perubahan, yang akan kami rubah ini hanya pada ambang bawah, dengan jarak 1-4 kilometer, dan itu difokuskan dalam kota. Perubahan tarif pada ambang bawah ini akan kami rubah pada lampiran SK yang telah dikeluarkan sebelumnya, dan kembali diumumkan kepada masyarakat. 

Sementara rumus untuk menetapkan tarif, tetap dilihat berdasarkan jarak yang ditempuh per kilo,” ungkap Daud, saat ditemui usai pertemuan, Kamis, (11/11/21).

Selain membicarakan penetapan tarif, Daud menambahkan dalam pertemuan itu, juga disepakati terkait kenyamanan penumpang yang harus menjadi prioritas bagi para sopir. Selain itu, juga dibicarakan mengenai tertibnya berkendaraan serta kelengkapan mobil yang harus diperhatikan dengan baik.

“Motif dinaikan tarif angkutan umum ini, karena kebijakan Pertamina menghilangkan BBM Jenis premium (Bensin), dan digantikan dengan Pertalite, namun akhir-akhir ini kami lihat Pertalite juga sudah mulai hilang dan tinggal BBM jenis Pertamax,” jelasnya.

Senada disampaikan, Amir Soleman Ketua DPC Organda Tikep, ia mengaku sangat puas atas hasil kesepakatan yang dilakukan secara bersama dengan Dinas Perhubungan. Bahkan ia mengapresiasi kepedulian Kepala Dinas Perhubungan, Daud Muhammad terhadap pengguna jasa angkutan umum. Sehingga ia memastikan, untuk masalah tarif yang telah disepakati itu tidak lagi dipersoalkan.

“Saya bisa menjamin kalau soal tarif ini, sudah tidak ada lagi aksi mogok yang dilakukan, karena sudah ada hasil kesepakatan yang luar biasa dilakukan oleh Dinas Perhubungan,” tandasnya. (ute)