TIDORE – Meskipun gendang politik 2024 terkait dengan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), belum ditabuh oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Namun Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota dengan jargon Masih Aman alias Muhammad Sinen – Ahmad Laiman mulai memantapkan niat untuk bertarung di Pilkada Kota Tidore Kepulauan pada tahun 2024 mendatang.
Itu dibuktikan dengan adanya deklarasi pasangan masih AMAN yang berpusat di kelurahan Soasio, Deklarasi ini, merupakan awal perjalanan Muhammad Sinen dan Ahmad Laiman untuk melaju dalam kontestasi politik di tahun 2024.
“Deklarasi ini untuk memastikan bahwa 2024 saya akan berpasangan dengan Ahmad Laiman,” tegas Muhammad Sinen, yang juga merupakan Wakil Walikota dua periode Kota Tidore Kepulauan, di tengah-tengah keluarga besar Ahmad Laiman yang berada di Kelurahan Soasio, Senin, (6/5/22) malam.
Dihadapan keluarga besar Ahmad Laiman, Muhammad Sinen, ikut menepis issue yang kerap menjatuhkan dirinya terkait dengan posisi Ahmad Laiman, yang sebelumnya telah dijanjikan sebagai Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan, namun tidak terealisasi.
Ia mengaku, pernyataan tersebut sesungguhnya bukanlah sebuah pengkhianatan atau kebohongan terhadap Ahmad Laiman, melainkan hal itu, dikarenakan posisi Ahmad Laiman terbentur dengan aturan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Pasalnya, dalam aturan tersebut, apabila anggota partai sudah menjabat dua kali sebagai unsur pimpinan di DPRD, maka hal itu tidak lagi diperbolehkan, dan Ahmad Laiman telah menjabat dua kali sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan.
“Saya hanya ingin memastikan bahwa persoalan Ketua DPRD dan Wakil Walikota adalah dua hal yang berbeda, jika menjadi Ketua DPRD, Ahmad Laiman dibatasi dengan aturan, maka sebagai Calon Wakil Walikota ini, saya sendiri yang memastikan bahwa tidak ada batasan di antara kami berdua, karena saya sendiri yang menentukan siapa wakil saya dan itu adalah Ahmad Laiman,” tegasnya.
Ayah Erik sapaan akrab Muhammad Sinen, juga menepis issue terkait dengan posisinya di internal partai yang mulai diperbincangkan. Menurutnya, ia menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Maluku Utara dan Ahmad Laiman sebagai Ketua DPC PDIP Kota Tidore Kepulauan batasnya sampai di tahun 2024.
Olehnya itu, tidak perlu khawatir akan persoalan rekomendasi partai yang nantinya akan diberikan kepada dirinya bersama Ahmad Laiman, apalagi keduanya merupakan kader aktif di PDI Perjuangan. Diakhir kesempatan, Muhammad Sinen kemudian memetakan basis politik yang ikut mendukung dirinya bersama Ahmad Laiman.
Ia mengaku, dukungan terhadap pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota dengan jargon masih Aman ini, sudah mulai dikampanyekan oleh simpatisan maupun pendukung di daratan oba maupun di wilayah Pulau Tidore.“Pada tahun 2024, saya akan berpasangan dengan Ahmad Laiman, dan komitmen ini akan berlanjut seterusnya, sehingga kami berharap doa dan dukungan dari keluarga besar yang ada di Soasio maupun di Gamtufkange,” tandasnya. (ute)

