Demo “Indonesia Gelap” di Morotai, Mahasiswa Kepung Kantor Bupati dan DPRD

Presiden BEM Unipas Pulau Morotai, Sudiar Rosi Rao, dalam orasinya menilai jika kebijakan Presiden Prabowo dalam Inpres NO 1 Tahun 2025 soal efisiensi dimana didalamnya ada pemangkasan anggaran pendidikan, merupakan hal yang tidak rasional. 

Baginya, dampak dari kebijakan tersebut sangat besar bagi generasi muda Indonesia. Apalagi kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan juga untuk mendukung program MBG. 

Sementara program MBG di Morotai juga dinilai tidak efektif karena tidak mampu terealisasi kepada seluruh anak Morotai. 

“Sama halnya dengan aksi protes siswa di Papua, mereka menolak makan siang gratis karena memang bukan hal demikian yang generasi dan rakyat papua inginkan, melainkan pengemmbangan dalam aspek pendidikan yang harus diproritaskan,” cetus Sudiar.

Tentu, lanjut dia, hal tersebut juga sama yang dirasakan di Morotai. Sehingga pihaknya mendesak agar program MBG segera dihentikan, dan diganti dengan pendidikan gratis.