Ikhwan belum bisa memastikan apakah lokasi banjir bandang itu berdekatan dengan lokasi pertambangan nickel. “ Karena kita hubungi Kepala Desa Kawasi juga nomornya tidak aktif. Tapi airnya dari pegunungan,” tuturnya.
Atas insiden banjir bandang di Desa Kawasi ini, lanjut Ikhwan, BPBD Halmahera Selatan mengimbau kepada warga agar tetap waspada. Sebab, belakangan ini cuaca kurang membaik.
“Waspada itu penting, artinya jangan sampai akibat cuaca kurang baik ini menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujarnya
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan, mencatat sebanyak 121 kepala keluarga (KK) di Desa Kawasi, Kecamatan Obi, terkena dampak banjir bandang pada Jumat (16/6/2023) lalu. Tidak ada korban jiwa dan kerugian materil dari warga desa setempat dalam bencana alam ini.
