TERNATE — Pihak keluarga almarhum Mudar Usman, warga Kelurahan Sango, Kecamatan Ternate Utara, resmi menyampaikan laporan dan pengaduan ke Polres Ternate terkait misteri kematian almarhum. Langkah hukum ini diambil setelah keluarga menemukan adanya ketidaksesuaian antara keterangan awal yang diterima dengan fakta-fakta baru yang beredar di masyarakat.
Nyong Umar perwakilan keluarga mengungkapkan, pada mulanya mereka hanya menerima informasi sepihak dari istri almarhum. Dalam keterangan tersebut, disampaikan bahwa peristiwa terjadi di Kelurahan Salero, di mana sempat terjadi cekcok yang menyebabkan almarhum jatuh, pingsan, hingga akhirnya meninggal dunia.
Namun, keraguan timbul setelah sebuah rekaman video beredar luas di tengah masyarakat. Video tersebut mengindikasikan bahwa rangkaian peristiwa berawal dari sebuah rumah kos di Kelurahan Jati—lokasi yang tidak pernah disebutkan dalam keterangan awal sang istri.
“Perbedaan informasi ini membuat kami merasa belum puas. Oleh karena itu, pada hari ketiga setelah meninggalnya almarhum, kami mendatangi Polres Ternate untuk melapor secara resmi agar peristiwa ini diusut secara terang benderang,” ungkapnya, pada Rabu (5/8/2026).
Pihak keluarga kata dia, berharap penyidik Polres Ternate bergerak secara profesional, objektif, dan transparan. Mereka meminta kepolisian menelusuri seluruh kronologi dari TKP Kelurahan Jati hingga Kelurahan Salero, mengamankan bukti video, serta memeriksa para saksi kunci.
Pihak keluarga menegaskan, tidak bermaksud mendahului hasil penyelidikan maupun menyalahkan pihak tertentu, melainkan hanya menuntut kepastian hukum dan keadilan atas wafatnya almarhum Mudar Usman.*
Editor : Hasim Ilyas
