Diduga Timses JUJUR Ancam Kepala BKD Halbar

Diduga Timses Paslon JUJUR

JAILOLO – Sekelompok orang mendatangi Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Halmahera  Barat , Rabu (21/42021). Diduga sekelompok orang yang berjumlah 7 orang ini adalah tim sukses James Uang dan Jufri Muhamad (JUJUR), Bupati dan Wakil Bupati saat ini.

Informasi yang dihimpun wartawan di lingkungan Kantor BKD, kedatangan sekelompok orang  itu kesal karena menggap Kepala BKD Halbar Zubair T. Latif menghambat proses Pelantikan pejabat Eselon III.

Tak hanya saja itu, mereka juga terlihat lalu-lalang dalam Kantor BKD sembari serta mengeluarkan kalimat ancaman yang ditujukan pada Kaban BKD. “Bilang Zubair jang dia injang kantor sini,” teriak salah satu rekan yang direkam video oleh salah satu staf BKD.

Sementara Sekretaris BKD Abdul Latif, ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya membenarkan, sejumlah rekan tim JUJUR mendatangi kantor BKD tanpa berkoordinasi langsung menunjukan sikap tidak etis dengan cara memukul pintu serta menanyakan Kaban  serta Sekretaris BKD bernada kasar.

Untuk mengetahui pokok permasalahan, sambungnya, dia mencoba memenangkan sekelompok orang itu. Hanya saja, mereka tidak menghiraukan pertanyaannya dan mengatakan bahwa, Kaban BKD telah memperlambat pelantikan.

“Mereka datang sekitar 7 orang langsung pukul pintu dan tanya mana Zubair, mana Sekertaris,” tutur Abdul meniru kalimat sekelompok orang itu.

“Saya langsung keluar dan langsung tanya ada masalah apa. Tapi mereka tidak mau bilang.dan mereka hanya bilang mana pak Zubair halangi pelantikan. Terus saya bilang pelantikan apa?.sampai saat ini bupati belum perintah pelaksanaan pelantikan lagi,” ungkapnya

Selain itu, sekelompok orang juga menghancurkan pot bunga di kantor BKD. Bagi dia, sikap itu sangat tak terpuji, apalagi ini instansi pemerintahan. “Sikap mereka tidak baik karena ini kantor,” kesalnya

Kepala BKD Zabai saat dikonfirmasi mengaku kaget ketika kantornya didatangi sekelompok orang langsung menunjukan sikap tak terpuji tanpa ada penjelasan. “Saya terkejut dengan kedatangan mereka, tanpa meminta penjelasan langsung beraksi menunjukkan kekerasan dan ancaman kepada saya dan staf di BKD. Padahal, saya tidak tahu apa yang mereka tuntut. Saya bertanya kepada diri saya sendiri apa kesalahan saya sampai mereka datang bertindak mengganggu kenyamanan kerja yang sedang berlangsung. Inil yang saya sesali,” tandas Zubair

Zubair pun meminta penjelasan permasalahan tersebut  dari mereka (sekelompok orang) apa yg menjadi tuntutan. “Dan kenapa saya diancam seakan saya telah melakukan kebijakan yang salah,” pintanya. (ais)