Dihantam Angin Puting Beliung, 6 Rumah Warga Rusak

Muhammad Abubakar

TIDORE – Kencangnya angin puting beliung pada Selasa, (14/02/23) malam, membuat sejumlah rumah warga di Kota Tidore Kepulauan mengalami kerusakan, rata-rata kerusakan yang dialami pada rumah tersebut berada pada atap rumah.

Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore, Muhammad Abubakar, setelah dilakukan pendataan pasca angin puting beliung, terdapat sebanyak 6 rumah warga yang mengalami kerusakan.

Terdiri dari 2 rumah di Kelurahan Toloa Kecamatan Tidore Selatan, 1 rumah di Kelurahan Soasio, 1 rumah di Kelurahan Gamtufkange dan 1 rumah di Kelurahan Tomagoba, Kecamatan Tidore, ditambah 1 rumah di Kelurahan Dowora, Kecamatan Tidore Timur.

“Setelah kami turun ke lokasi untuk melakukan estimasi terkait kerugian yang nantinya akan dibantu oleh Pemerintah Daerah, itu dua rumah di Toloa nilainya kurang lebih 5 juta, sementara 1 rumah di Soasio itu kerugiannya senilai Rp. 4 juta lebih, dan untuk 1 rumah di Gamtufkange itu sekitar 2 juta Lebih,” ungkapnya.

Muhammad menambahkan, untuk kerusakan rumah di Kelurahan Tomagoba, nilainya sedikit besar, karena rumah tersebut jika dilihat dari layak huni, maka 50 persen bisa dibilang sudah tidak layak huni, sehingga kerusakannya itu mencapai 7 juta. Dan untuk 1 rumah di Kelurahan Dowora, kerugiannya kurang lebih 1 juta.

“Nilai kerugian ini masih sebatas estimasi sementara, jadi kerugiannya ini kita hanya mengganti kerusakannya saja, seperti seng dan lata, untuk biaya tukang itu diluar dari tanggung jawab kami, karena sumber pendanaan untuk penanganan bencana ini, berasal dari Dana Tak Terduga (DTT),” jelasnya.

Untuk bencana di Wilayah Oba, kata Muhammad, sejauh ini belum ada laporan yang masuk, sehingga ia berharap kepada pihak Kecamatan, Kelurahan dan desa, apabila ada rumah warga terdampak bencana akibat angin puting beliung, maka segera dilaporkan ke BPBD Kota Tidore untuk ditindaklanjuti.

Lebih lanjut, Mantan Kepala Bagian Umum Setda Kota Tikep ini, menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kota Tidore agar selalu waspada saat cuaca ekstrim.