Dikbud Morotai Launching Gerakan Transisi PAUD ke SD

“Salah satu tolak ukur pendidikan anak usia dini yang baik adalah bagaimana mempersiapkan masa transisi dari PAUD ke SD yang menyenangkan,” katanya. Menurutnya, masih sering terjadi ekspektasi yang berbeda antara PAUD dan SD.

Kata dia, masih terjadi beberapa praktik pembelajaran di PAUD yang fokus pada penyiapan anak sebagai respon dari tuntutan agar anak sudah dapat membaca, menulis, dan menghitung pada saat masuk SD.

“Sementara kenyataannya menurut berbagai riset, tuntutan untuk dapat membaca, menulis dan menghitung sebagai syarat masuk SD menyebabkan terjadinya kecemasan akademik pada peserta didik PAUD,” ujar Nurlela.

Untuk itu, di acara Launching tersebut ia berharap pihak PAUD dan SD harus dapat menyatukan persepsi untuk penyelarasan pembelajaran.

“Kami berharap dengan pelacuran gerakan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, mudah-mudahan akan membuat anak-anak kita semakin tumbuh dan berkembang sesuai usianya, serta menjadi tumpuan masa depan yang gemilang,” tutup Nurlela.

Sementara, Kadikbud Pulau Morotai, F Revi Dara, menjelaskan episode merdeka belajar ke-24  dalam kebijakan Kemendikbud Arsitek RI yakni merupakan kebijakan yang mendasari transisi PAUD ke SD yang menyenangkan.