Dikbud Morotai Rencana Terapkan Kurikulum Bahasa Galela

Kadikbud Morotai Revi Dara

DARUBA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Pulau Morotai, berencana menerapkan kurikulum bahasa daerah suku Galela di sekolah yang ada di Pulau Morotai, baik Taman kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) sampai pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Kurikulum bahasa daerah (galela) akan diterapkan pada tahun 2021 ini juga. Hanya saja masih terbatas buku makanya saya ingin kerja sama dengan pusat perbukuan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (kemendikbud) untuk bisa di bantu perbanyak bukunya barulah kurikulum bahasa galela kita jalankan,” ungkap Kadikbud Pulau Morotai, F Revi Dara kepada wartawan, Kamis (4/3/2021).

Buku bahasa Galela yang rencananya dicetak itu, kata Revi, materinya tentang budaya dalam bentuk bahasa Galela. Salah satunya bagimana seni budaya khusunya bahasa galela di Kabupaten Pulau Morotai. Pengembangannya melalui penuturan bahasa dengan konsep-konsep bahasa galela dengan kaida-kaidah bahasa sesuai dengan kaidah bahasa yang di kembangkan.

“Guru bahasa galela sendiri kan tidak ada tetapi orang-orang yang ada di Morotai yang bisa menggunakan bahasa Galela, saya kira menjadi referensi, misalnya seperti saya yang sudah bisa punya pengetahuan bahasa Galela. Dengan adanya kurikulum yang ada kepada panduan buku pengangan guru ketika itu dia bisa membimbing siswa untuk berbahasa galela dengan buku yang ada,” jelasnya.

Revi mengakui dengan adanya kurikulum ini sebagaimana di harapakan, para siswa bisa lebih mengenal bahasa Galela sebagai bahasa ibu suku orang galela, dan itu tidak hilang karena kenyataanya misalnya bahasa tobelo hari ini desa-desa yang dulunya penutur bahasa tobelo, itu punah dengan adanya degradasi bahasa indonesia dan bahasa Galela.

“Bahasa Galela menjadi dominan di desa-desa yang dulunya suku tobelo misalnya di desa wawama, desa buho-buho itu hampir bahasa tobelo hilang untuk generasi anak muda tinggal satu dua orang tua. Itupun orang tua-tua dan ketika generasi menuturkan bahasa tobelo mereka mengolok-olok, itu yang terjadi padahal ini harus dikembangkan secara baik karena saya ini sendiri mengalami di desa saya sendiri,” tutur Revi. (fay)


Warning: md5_file(/www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/litespeed/css/b7bb865b16854f12d8ccfdd1e07622c3.css.tmp): Failed to open stream: No such file or directory in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php on line 148

Warning: unlink(/www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/litespeed/css/b7bb865b16854f12d8ccfdd1e07622c3.css.tmp): No such file or directory in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php on line 156

Warning: unlink(/www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/litespeed/js/20260720/64da3f895360d071f76d4eb6553c9dc6): Permission denied in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/file.cls.php on line 43

Warning: unlink(/www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/litespeed/js/20260720/6c2bc2d6a3b75554a7855b9d8ee22211): Permission denied in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/file.cls.php on line 43

Warning: rmdir(/www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/litespeed/js/20260720): Permission denied in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/file.cls.php on line 46

Fatal error: Uncaught ErrorException: md5_file(/www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/litespeed/js/b7bb865b16854f12d8ccfdd1e07622c3.js.tmp): Failed to open stream: No such file or directory in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php:148 Stack trace: #0 [internal function]: litespeed_exception_handler() #1 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php(148): md5_file() #2 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(845): LiteSpeed\Optimizer->serve() #3 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(392): LiteSpeed\Optimize->_build_hash_url() #4 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(265): LiteSpeed\Optimize->_optimize() #5 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(226): LiteSpeed\Optimize->_finalize() #6 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/class-wp-hook.php(341): LiteSpeed\Optimize->finalize() #7 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #8 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/core.cls.php(464): apply_filters() #9 [internal function]: LiteSpeed\Core->send_headers_force() #10 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/functions.php(5493): ob_end_flush() #11 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/class-wp-hook.php(341): wp_ob_end_flush_all() #12 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/class-wp-hook.php(365): WP_Hook->apply_filters() #13 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/plugin.php(522): WP_Hook->do_action() #14 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/load.php(1308): do_action() #15 [internal function]: shutdown_action_hook() #16 {main} thrown in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php on line 148