TERNATE — Dinas Kesehatan Kota Ternate memperkuat kesiapan dukungan kesehatan dalam rangka menyukseskan Rakernas XII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) Tahun 2026 yang akan digelar di Kota Ternate.
Sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional yang akan mempertemukan para kepala daerah, delegasi, tamu undangan, serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia, aspek kesehatan menjadi salah satu bagian penting yang dipersiapkan Pemerintah Kota Ternate untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan nyaman.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, dr. Fathiyah Suma, M.Kes, mengatakan bahwa Dinas Kesehatan telah menyiapkan dukungan kesehatan secara terpadu, mulai dari pelayanan medis, kesiapsiagaan kegawatdaruratan, ambulans, hingga pengawasan kesehatan lingkungan dan keamanan pangan.
“Dinas Kesehatan berkomitmen memberikan dukungan maksimal terhadap pelaksanaan Rakernas JKPI. Kami tidak hanya menyiapkan tim medis, tetapi seluruh aspek kesehatan yang dibutuhkan selama kegiatan, sehingga para delegasi dan tamu yang datang ke Kota Ternate dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman,” ujar dr. Fathiyah.
Siapkan Tim Medis dan Ambulans
Untuk mendukung pelayanan kesehatan selama kegiatan, Dinkes menyiapkan dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya yang akan ditempatkan pada titik-titik kegiatan sesuai kebutuhan.
Selain pos pelayanan kesehatan, Dinkes juga menyiagakan ambulans dan tim kegawatdaruratan untuk memberikan respons cepat apabila terjadi kondisi medis yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Sistem rujukan juga dipersiapkan dengan melibatkan RSUD Kota Ternate dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya, sehingga apabila terdapat peserta atau tamu yang membutuhkan pelayanan lanjutan, proses evakuasi dan rujukan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.
Perkuat Surveilans dan Kewaspadaan Kesehatan
Mengingat Rakernas JKPI akan menghadirkan peserta dari berbagai daerah, Dinkes juga memberikan perhatian terhadap aspek surveilans dan kewaspadaan penyakit.
Pemantauan kondisi kesehatan peserta selama kegiatan menjadi bagian dari upaya deteksi dini terhadap kemungkinan munculnya kasus penyakit menular maupun kejadian kesehatan lainnya.
Koordinasi antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, RSUD Kota Ternate dan jejaring kesehatan akan diperkuat selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
Food Safety Jadi Perhatian
Selain pelayanan medis, keamanan pangan (food safety) menjadi salah satu fokus utama Dinas Kesehatan. Hal ini penting karena selama pelaksanaan Rakernas akan terdapat berbagai kegiatan yang melibatkan penyediaan makanan dan minuman bagi para delegasi dan tamu.
Dinkes melakukan pengawasan terhadap aspek higiene dan sanitasi makanan, kondisi penjamah makanan, proses pengolahan, penyimpanan, pengangkutan hingga penyajian makanan.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan terhadap kemungkinan terjadinya penyakit yang ditularkan melalui makanan maupun kejadian luar biasa akibat pangan.
“Kami ingin memastikan makanan dan minuman yang disajikan kepada para delegasi memenuhi aspek keamanan dan higiene sanitasi. Ini merupakan bagian penting dari dukungan kesehatan karena jumlah peserta cukup banyak dan berasal dari berbagai daerah,” jelas dr. Fathiyah.
Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi
Dinkes juga memastikan aspek kesehatan lingkungan pada lokasi-lokasi kegiatan menjadi perhatian.
Ketersediaan air bersih, sanitasi, toilet, kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah serta faktor risiko lingkungan lainnya akan dipantau untuk menjaga kondisi lokasi kegiatan tetap sehat dan nyaman.
Langkah ini dilakukan secara terpadu dengan perangkat daerah dan pihak terkait yang bertanggung jawab terhadap masing-masing venue kegiatan.
Dukungan Terintegrasi Lintas Unit
Untuk memastikan seluruh dukungan berjalan optimal, Dinas Kesehatan melibatkan berbagai unsur kesehatan, termasuk Puskesmas, RSUD Kota Ternate, Labkesmas dan Instalasi Farmasi Kesehatan (IFK) sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Setiap unsur dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan, pemeriksaan dan surveilans, ketersediaan obat serta alat kesehatan, hingga respons terhadap kondisi kegawatdaruratan.
Koordinasi juga dilakukan dengan lintas sektor, termasuk unsur pengamanan, sehingga aspek medical emergency dan health security dapat berjalan selaras dengan sistem pengamanan kegiatan.
Wujudkan Ternate sebagai Tuan Rumah yang Sehat
Menurut dr. Fathiyah, keberhasilan penyelenggaraan Rakernas JKPI tidak hanya ditentukan oleh kelancaran agenda utama, tetapi juga oleh kesiapan seluruh unsur pendukung, termasuk kesehatan.
“Harapan kami, seluruh delegasi yang datang ke Kota Ternate dapat merasakan pelayanan yang baik, termasuk dari sisi kesehatan. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menunjukkan bahwa Ternate siap menjadi tuan rumah kegiatan nasional dengan pelayanan yang profesional dan terintegrasi,” katanya.
Dinas Kesehatan Kota Ternate berkomitmen memastikan seluruh dukungan kesehatan berjalan selama rangkaian kegiatan Rakernas JKPI XII 2026, mulai dari pelayanan medis dan kegawatdaruratan hingga aspek promotif, preventif, surveilans, keamanan pangan dan kesehatan lingkungan.
Dengan sinergi seluruh jajaran kesehatan dan lintas sektor, Pemerintah Kota Ternate optimistis pelaksanaan Rakernas XII JKPI 2026 dapat berlangsung aman, sehat, lancar dan sukses, sekaligus memberikan kesan positif bagi seluruh delegasi dan tamu yang hadir di Kota Ternate.*
