WEDA – Tak terima keluarganya menjadi korban pengeroyokan di Patani beberapa hari lalu, membuat sejumlah pemuda berkumpul melakukan sweeping di Weda, terhadap warga Patani yang bekerja di PT IWIP Dengan tujuan balas dendam.
Amatan media ini, sweeping dilakukan pada Selasa (18/8) pagi sekitar pukul 09.20 WIT di Pos Perhubungan jalan kilometer 3 (tiga). Sekitar 30 orang keluarga korban berkumpul melakukan sweeping.
Mengetahui hal itu, Kapolsek Weda IPTU I Komang bersama anggota terjun ke lokasi kejadian sekitar pukul 09.35 WIT. Tak sendirian Kapolsek Weda bersama Danramil Weda bersama anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa tiba di lokasi untuk melakukan mediasi kepada keluarga korban tersebut. “ Saat di lokasi kami melakukan mediasi kepada keluarga korban agar bubarkan diri dan tidak melanjutkan sweeping,” ucap IPTU Komang.
I Komang juga menyampaikan, aksi pemukulan itu sudah dalam proses hukum. “ Kasus ini sudah dilaporkan dan pihak kepolisian akan mengumpulkan dua alat bukti yang kuat agar tersangka tersebut segera ditahan dan diproses hukum,” ujarnya.
“Jika hal seperti ini dilakukan, maka akan mengundang lebih banyak lagi masyarakat yang datang dan mereka warga Patani yang bekerja di perusahaan tersebut tidak ada kaitannya dengan kasus tersebut, dan saya meminta kepada warga agar segera membubarkan diri dan kembali ke rumahnya masing-masing,” akunya.
Dia mengaku, sekitar pukul 10.00 WIT masyarakat yang beralamat di Desa Were tersebut membubarkan diri dan kembali ke rumahnya masing-masing. “ Selama jalannya mediasi terpantau situasi aman dan terkendali,” tutur I Komang.
Namun, lanjut I Komang, dari hasil mediasi tersebut pihak keluarga korban tidak terima baik dengan kasus pemukulan yang terjadi di Kecamatan Patani. “ Dan jika pihak kepolisian tidak segera menangkap tersangka, maka keluarga korban akan membalas terhadap warga Kecamatan Patani yang berdomisili di Kota Weda,” tutupnya.
Sebagaimana informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, aksi sweeping itu bermula dari perkelahian antar sejumlah pemuda Peniti dan Tepeleo beberapa hari lalu. (udy)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

