Dirut RSUD Jailolo Enggan Komentari Limbah B3

Dirut RSUD Novi Drakel

JAILOLO – Direktur Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Novi Drakel enggan komentari mengenai limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) yang ditampung oleh pihak rumah sakit.

Padahal, limbah tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung dapat merusak lingkungan, mengganggu kesehatan, dan mengancam kelangsungan hidup manusia serta organisme lainnya.

“Tunggu  saya baru pulang kantor dan masukan mobil ke garasi. Dan mau cepat sholat magrib lagi,” sahut Novi, ketika dikonfirmasi Fajar Malut, Rabu (29/12/2021) kemarin.

Novi terkesan menghindar, sebab ketika dikonfirmasi  masih jauh pada waktu sholat magrib. Padahal, hanya ingin memastikan waktu pemusnahan sebagaimana ia janjikan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat.

“Kondisi limbah semetara diikat, jadi koordinasi deng ibu Dirut katanya mereka akan musnahkan,” kata Kepala DLH, Andrisal, membenarkan ketika dikonfirmasi di tempat terpisah. (ais)