Sementara terkait dengan bantuan bibit, kata Fauzi itu sudah bukan kewenangan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, melainkan kewenangan Provinsi. Sehingga untuk di Kota Tidore Kepulauan hanya sebatas melakukan pengadaan benih.
“Untuk pengadaan benih ini kami dianggarkan melalui Dana Insentif Daerah (DID), benih yang kami lakukan pengadaan ini adalah tanaman jenis tomat, karena tomat memiliki nilai jual yang cukup tinggi,” tuturnya.
Lebih lanjut, Fauzi berharap untuk kedepannya, para petani di Kota Tidore Kepulauan dapat memanfaatkan pembangunan yang telah dikerjakan oleh pemerintah dibawah Kepemimpinan Ali Ibrahim dan Muhammad Sinen, dengan baik demi terciptanya kualitas produksi di kalangan petani itu sendiri.
Pewarta : Suratmin Idrus
Editor : Erwin Egga
