Kondisi ini menyebabkan tantangan tersendiri baik dari akses transportasi, penyediaan air, maupun biaya transportasi hasil panen. Oleh karena itu, Kami berharap adanya perhatian dari Pemerintah Kota Tidore melalui Dinas Pertanian, baik dalam pengembangan kawasan pertanian yang lebih layak, maupun peningkatan sarana pendukung di lokasi yang saat ini masih dimanfaatkan oleh petani.
M. Ade, juga mengapresiasi perhatian dan bantuan yang selama ini telah di berikan Pemerintah Kota Tidore kepada para petani di kelurahan Topo. Namun untuk mengoptimalkan potensi pertanian, khususnya komoditas bawang Topo sebagai produk unggulan, masih di perlukan penguatan dukungan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, seperti pembangunan bak penampung air, peningkatan infrastruktur jalan tani, serta fasilitas pendukung lainnya.
“Kami berharap dinas terkait dapat terus bersinergi agar produktivitas dan kesejahteraan petani semakin meningkat,” tandasnya. (ute)
