BOBONG – Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Rusdi Yusuf mengatakan, Pemulihan ekonomi masyarakat akibat pembatasan aktifitas sosial menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan bagi 3 Kepala Daerah (Kada) bupati dan 1 walikota di Maluku Utara (Malut), yang baru saja dilantik oleh Gubernur Abdul Gani Kasuba, Jumat (26/2/2021).
Rusdi Yusuf yang juga Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Malut itu menilai, para Kada harus sesegera mungkin membuat formula khusus, untuk mengatasi persoalan ekonomi masyarakat, akibat pembatasan sosial untuk menekan angka penyebaran Covid1-9.
Sebab jika tidak, akan berdampak luas bahkan bisa berpengaruh ke indeks Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat di daerah yang dipimpinnya.
“Jika tidak segera diatasi, gizi masyarakat juga tidak stabil bahkan orang-orang sulit di daerah akan semakin sulit, untuk membiayai pendidikan anaknya. Oleh karena itu bagi saya peningkatan ekonomi masyarakat menjadi pekerjaan rumah utama bagi mereka (bupati dan walikota) yang baru saja dilantik,” ungkapnya.
Disamping itu kata dia, terkait penyebaran Virus Corona (Covid-19) tidak boleh dikesampingkan. Ketersediaan sarana kesehatan serta obat-obatan juga perlu menjadi perhatian serius.
“Tidak hanya itu, edukasi kepada masyarakat tentang gaya hidup bersih dengan mencuci tangan dan pakai masker juga penting untuk ditingkatkan,” tegasnya.
Untuk itu menurutnya dendam politik pasca pelantikan Kada di Malut mesti ditanggalkan, sebab merangkul dalam membangun daerah labih baik. Begitupun dalam hal pengisian formasi pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar dapat mengedepankan penilaian yang objektif.
“Orang-orang yang diangkat jadi pimpinan SKPD harus dilihat dari sisi kompetisi, bukan karena usulan para bandar,” tutup dia sembari mengucapkan selamat bertugas kepada bupati/wakil bupati serta walikota/wakil walikota yang baru dilantik.
Sebagaimana diketahui, empat Kada terpilih yang dilantik adalah bupati dan wakil bupati Halmahera Barat, Pulau Taliabu, Halmahera Timur, serta walikota dan wakil walikota Tidore Kepulauan. (bro)

