Notice: Function register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in /home/fajarmal/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
DPRD Ternate Dukung Kenaikan Tarif Air - FajarMalut.com

DPRD Ternate Dukung Kenaikan Tarif Air

Sudarno Taher
Sudarno Taher

TERNATE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate memberikan sinyal mendukung kenaikan tarif air yang direncakan oleh Perusahan Daerah Air Minum (Perumda) Ake Gaale Kota Ternate. Meski begitu, DPRD memberikan catatan bahwa, pelayanan internal Perumda Ake Gaale dan pelayanan di publik harus ikut diperbaiki atau dimaksimalkan sebaik mungkin.

“Kita juga minta supaya kenaikan tarif air ini bisa dibarengi dengan pola kinerja Perumda itu sendiri, baik itu pelayanan, respon terhadap aduan masyarakat dan lain sebagainya,” demikian disampaikan, anggota Komisi II DPRD Kota Ternate, Hi. Sudarno Taher, pada Senin (03/10/2022) kemarin.

Sudarno menjelaskan, kenaikan harga tarif air ini hanya sebesar Rp200. dan bagi dia besaran kenaikannya sangat kecil apabila dibandingkan pada areal bisnis.

“Itu di komersilkan, seperti pada orang yang jual air atau di hotel-hotel. Tempat-tempat itu yang naiknya agak sedikit signifikan, angkanya dari 1000-2000, tetapi kalau di rumah-rumah tangga itu hanya Rp200 saja,” katanya.

Menurutnya, Alasan Perumda menaikan tarif air karena berdasarkan kebutuhan operasional yang ada di Perumda , karena pasca kenaikan BBM beberapa waktu lalu tarif listrik naik drastis mencapai 300 juta lebih sebulan.

Sehingga rencana kenaikan tarif ini, dalam rangka peremajaan beberapa alat yang membantu kelancaran distribusi air di Kota Ternate juga mengalami kenaikan harga. Selain itu, biaya operasional di internal Perumda juga membengkak.

“Jadi itu yang menyebabkan terjadinya kenaikan tarif air di Perumda Ake Gaale Kota Ternate. Tarif air di Kota Ternate termasuk paling rendah diantara kabuoaten/kota lainnya, sementara kesesuaian dan produksi air ini juga makin meningkat, tentu itu akan mempengaruhi,” jelasnya.

Di sisi lain, pelayanan Perusahan Daerah (Perumda) Air Minum Ake Gaale Kota Ternate juga dikeluhkan oleh Staf Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate.

Pasalnya, sudah menjelang empat hari, air di lingkungan sekretariat DPRD Kota Ternate masih saja mati atau belum jalan. Dedi salah satu Staf Sekretariat DPRD mengaku, air di Sekretariat ini sudah menjelang empat hari belum juga jalan.

“Kalau air mati bagini kan kita disini susah untuk mengambil air wudu untuk melaksanakan sholat, kemudian buang air dan lain sebagainya juga susah,” ungkapnya.

Dedi dan staf Sekretariat sendiri tidak mengetahui penyebab atau kendala air di Sekretariat DPRD bisa mati. Menururnya, juka ada kendala setidaknya PDAM Kota Ternate harus beri tahu sehingga mereka tidak lagi bertanya-tanya.

“Air mati ini dari hari jumat, dan sampai hari ini belum lagi jalan, kita juga tidak tahu apa kendalanya, karena saluran air dari tengki ke profil itu dia tidak jalan,” ucapnya.

“Kalau bisa pihak terkait secepatnya melakukan pengecekan, sehingga kita bisa mengetahui kendalanya di mana. Kami juga berharap agar air bisah berjalan normal seperti biasanya,” harapnya.(nas)

Berita Terkait