TERNATE – DPRD Kota Ternate kembali mengingatkan Pemkot Ternate agar rumah yang dibagikan ke warga korban banjir bandang Rua tepat sasaran.
Anggota Komisi III DPRD Kota Ternate Junaidi A. Bachrudin mengatakan, data warga penerima manfaat itu sudah harus teridentifikasi, karena ini agar warga penerima bantuan nantinya dapat tepat sasaran.
“Jadi harus dipastikan sekali lagi warga mana saja yang berhak menempati hunian tersebut, agar jangan ada masalah,” katanya, Senin (6/1/2024).
Menurut Junaidi, selain hunian juga perlu dipastikan sarana prasarana pendukung atau fasilitas lain juga harus dipenuhi. “Jadi semuanya harus disiapkan,” tandasnya.
Junaidi meminta, Pemkot Ternate harus konsisten untuk mengawasi pada area lokasi banjir bandang, agar tidak boleh lagi ada pemukiman warga disitu.
“Karena bencana ini bisa terjadi kapan saja, agar area itu dilarang untuk membangun maka pemerintah harus menandainya dan dilakukan pengawasan, supaya tidak menimbulkan korban di kemudian hari,” pintanya.
Dia mengingatkan, selain di kawasan banjir bandang Rua, ada beberapa kawasan yang pemerintah juga sudah harus memikirkan aspek keselamatan warga, yang masih bermukim pada daerah yang berpotensi dilanda bencana baik banjir maupun lahar jika letusan gunung.
“Jauh lebih aman dilakukan penataan saat ini dibandingkan pada saat terjadi bencana,” tandasnya.
Dia menegaskan, untuk pemukiman warga yang berada dalam sungai (barangka) sudah harus dilakukan relokasi, namun dia masih mempertanyakan kesiapan Pemerintah terkait hal itu.
“Karena harus ada perencanaan dan penganggaran yang disiapkan pemerintah untuk segera mengatasi hal seperti ini, sebab langkah ini lebih efektif dibanding setelah ada bencana baru ditangani,” ungkapnya.
Untuk itu kata dia, bagi warga yang bermukiman pada kawasan di area yang berpotensi terdampak bencana juga harus legowo, kalau mereka juga hidup dalam kondisi yang tidak aman.
“Jadi mereka harus rela kalau di relokasi oleh pemerintah, tapi harus disiapkan kebutuhannya,” tegasnya.*
Editor : Hasim Ilyas

