DPRD Ternate Pertanyakan Rencana Alih Fungsi Plaza Gamalama Jadi RSUD

Plaza Gamalama
Plaza Gamalama

TERNATE – DPRD Kota Ternate pertanyakan rencana alih fungsi Plaza Gamalama yang bakal dijadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe C.

Hal ini lantaran langkah Pemkot Ternate dinilai terburu tanpa melihat perencanaan yang matang dan benar-benar memenuhi syarat.

Sekretaris Komisi II DPRD Ternate Ridwan AR mengatakan, Pemkot Ternate harus bijak terkait rencana tersebut. Mestinya langkah ini sudah harus melewati proses kajian mendalam untuk mengantisipasi pemanfaatannya yang nanti salah saran.

Menurutnya, alih fungsi tersebut seharusnya memperhatikan sejumlah fasilitas yang ada seperti parkiran kendaraan, instalasi bangunan, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), maupun fasilitas penunjang lainnya yang mestinya direncanakan.

“Plaza Gamalama itu punya history bagaimana masyarakat beraktivitas membangun usaha mereka awalnya memang dari situ. Selain itu, tempat tersebut merupakan pusat keramaian, dampaknya yang harus diperhatikan, sehingga Pemkot Ternate harus pikirkan itu,” kata Ridwan, pada Selasa (15/5/2025).

Ridwan menambahkan, rumah sakit bukan sekadar sebuah bangunan utuh. Karena di dalamnya ada berbagai macam fasilitas kesehatan yang melekat, termasuk tenaga medis yang harus disiapkan, kemudian sirkulasi udara yang masuk. Dia beralasan sementara desain bangunan Plaza Gamalama terkesan sangat tertutup.

Untuk itu pihaknya berharap, langkah alih fungsi Plaza Gamalama dijadikan RSUD harus dipertimbangkan. Sebab jika dilakukan direnovasi, juga membutuhkan anggaran yang besar.

“Sah-sah saja ketika itu demi kepentingan masyarakat, niat baik Pemkot Ternate ini bagus, karena kesehatan itu sangat penting, tetapi pengambilan kebijakan ini juga tidak boleh diputuskan langsung tanpa ada kajian, baik secara administrasi soal peralihan fungsi, maupun desain bangunannya, apakah itu layak? Ini yang harus dilihat karena sebuah bangunan rumah sakit punya standar tersendiri,” terangnya.*
Editor : Hasim Ilyas