Kedua korban berhasil menyelamatkan diri dengan berlari ke rumah seorang warga bernama Mahmud, yang kemudian memanggil tenaga medis dari Puskesmas Yaba untuk memberikan pertolongan pertama.
Korban mengungkapkan kekecewaan atas situasi ini, yang menurut mereka menunjukkan lemahnya pembinaan terhadap aparat desa oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Inspektorat. Ketiadaan pemahaman yang jelas tentang tugas dan fungsi aparat desa diduga menjadi pemicu utama konflik ini.
Sementara itu, para pelaku yang disebutkan korban, yakni TW, EW, JW, dan O, masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Saksi-saksi seperti Edison Nita, Luna, Naca, dan Barce Sango telah dimintai keterangan untuk mengungkap kronologi dan motif di balik pengeroyokan ini.
Kasi humas Polres Halsel AKP Sunadi Sugiono, mengatakan saat ini penyidik telah memeriksa sejumlah saksi karena sudah ada laporan resmi. Namun, pihaknya belum memastikan siapa pelaku utama kasus pengeroyakan terhadap dua anggota Polri itu.
“ Kedua korban sudah visum dan penyidik juga sudah ambil keterangan beberapa saksi. Jadi nanti digelarkan untuk menentukan siapa-siapa tersangkanya,” tutur Sunadi.
Pewarta : Nandar Jabid Editor : Mahmud Daya
