TERNATE – Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman, pada Rabu (27/10/2021) melantik 8 pejabat pimpinan tinggi (PPT) pratama atau eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Ternate. Pelantikan ini dihadiri anggota DPRD, Wakil Wali Kota Ternate Jasri Usman dan Sekda Kota Ternate Jusuf Sunya serta pimpinan OPD lain dan juga dipadati pegawai di Pemkot Ternate.
Pada pelantikan tersebut terdapat dua pejabat yang di nonjob sesuai dengan SK nomor: 821.2/KEP/2888/2021 yakni Ruslan Bian yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Junus Yau sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Ternate, keduanya di ditempatkan sebagai fungsional umum pada Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Ternate.
Sementara delapan pejabat yang dilantik yakni Isnain P Siradju sebagai Kepala Dinas PUPR, M Taufik Djauhar sebelumnya menjabat Kepala BPKAD dilantik sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Dan Pembangunan, Samin Marsaoly sebelumnya sebagai staf ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik diangkat sebagai Kepala BKPSDM menggantikan Junus, Bahtiar Teng bertukar tempat dengan Mahdi Nurdin, Bahtiar dilantik sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu menggantikan Mahdi Nurdin yang diangkat sebagai Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Setda Kota Ternate, sedangkan Rizal Marsaoly didefinitifkan sebagai Kepala Bappelitbangda, Ardini Radjiloen dilantik sebagai staf ahli Wali Kota bidang pemerintahan, hukum dan politik serta Safia M Nur dilantik sebagai Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.
Sementara lima jabatan yang kosong tunjuk pelaksana tugas sesuai SK Wali Kota yakni Plt. Kepala DKP Thamrin Marsaoly, Plt. Sekwan DPRD Yuliyanti, Plt. Kepala BPKAD Jusuf Sunya, Plt. Kadis Pariwisata Rizal Marsaoly, dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Bahtiar Teng terhitung sejak 27 Oktober 2021. Dalam pelantikan itu juga dilakukan penandatangan 8 poin pakta integritas, antara pejabat yang dilantik dengan Wali Kota.
Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman mengatakan, pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Ternate ini baru pertama kali dilaksanakan sejak dilantik. “Di masa kepemimpinan saya dan Pak Wakil Wali Kota, pelantikan ini merupakan proses yang dilalui melalui evaluasi kerja yang dilakukan oleh pansel,” katanya.
Menurut dia, untuk pejabat yang dilantik dengan jabatan itu sebuah amanah. Sehingga patut dijaga amanah tersebut dengan sungguh-sungguh. Dia bahkan mengingatkan saat ini sudah ada perda RPJMD, sehingga tugas pimpinan OPD adalah melanjutkan proses perencanaan tersebut untuk membuat rencana strategis di masing – masing OPD.
“Harus mampu menindaklanjuti dalam satu bulan, karena harus bekerja dengan cepat dan persiapan RAPBD tahun 2022, dengan pengejawantahan atau penerjemahan dari visi misi 14 program pemerintahan. Kita tahu target 2022 pasti ada target yang dilakukan, saya mohon yang memegang jabatan ini menyesuaikan dengan kondisi setempat dan tampil betul – betul sebagai pimpinan, tetapi mampu membawa roda organisasi di tiap OPD. Saya yakin kalian mampu,” sebutnya.(cim)

