Dukung Program KPK, Wali Kota Tidore Tegaskan Pimpinan OPD Harus Transparan

Ia menekankan pentingnya transparansi, pencegahan pungli dan gratifikasi, serta profesionalisme ASN dalam setiap lini. Selain itu, seluruh OPD diwajibkan memasang pamflet atau papan Zona Integritas sebagai langkah konkrit pencegahan dini terhadap praktik suap dan gratifikasi di wilayah kerja masing-masing.

Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga mengajak seluruh ASN maupun non ASN di Kota Tidore Kepulauan untuk menjadi Agent of Change yang aktif dalam mengawal gerakan integritas di Tidore Kepulauan. Menurutnya, keberhasilan meraih predikat WBK dan WBBM hanya dapat dicapai melalui sinergi, konsistensi, dan integritas seluruh jajaran birokrasi, sejalan dengan slogan daerah Tidore yang Aman, Nyaman dan Ramah untuk Semua.

Usai acara tersebut, Inspektur Daerah, Arif Radjabessy mengatakan, pembangunan Zona Integritas merupakan bagian dari komitmen daerah dalam mendukung SPI KPK. Ia menyampaikan, Kota Tidore Kepulauan selama ini menjadi salah satu daerah dengan capaian SPI terbaik di Maluku Utara, untuk itu, ia berharap para pimpinan OPD dan seluruh ASN semakin serius menerapkan prinsip Zona Integritas di unit masing-masing.

Usai melakukan penandatanganan komitmen Zona Integritas oleh seluruh Pimpinan OPD, Para Kabag Setda, Para Camat, Sekretaris Daerah, dan Wali Kota Tidore Kepulauan. Sebagai penanda dimulainya implementasi ZI secara resmi, Wali Kota kemudian menyerahkan secara simbolis pamflet Zona Integritas kepada Inspektur Daerah. (hms)