Azis Hadad menambahkan selain memiliki Pulau Maitara yang masuk dalam 10 besar Desa Wisata terbaik Nasional Tahun 2023, Tidore juga memiliki wisata sejarah yang tak kalah menariknya.
“Semoga kegiatan ini akan selalu menjadi bahan cerita di masa depan dan menjadi sebuah langka yang signifikan untuk kemajuan pariwisata di Kota Tidore Kepulauan dan Maluku Utara secara umum,” ungkapnya.
Direktur Regional Projek Literasi Digital Maluku-Papua Thamrin Ali Ibrahim dalam sambutannya menyampaikan pada malam ini cita-cita masyarakat Desa Akebay Maitara lewat Kepala Desa ingin mewujudkan bahwa festival akebay Tahun 2024 bukannya yang terakhir akan tetapi berkelanjutan di Tahun 2025 dan tahun-tahun selanjutnya karena kondisi dan kemajuan Desa Akebay semakin waktu semakin hari memberikan dampak positif kepada masyarakat.
“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pendukung atas kerjasamanya sehingga Festival Akebay bisa berjalan dengan lancar dari Pembukaan hingga acara penutupan malam ini” ucap Thamrin Ali Ibrahim.
Sementara itu Apriyanto Udin dalam laporannya mengatakan Festival Akebay Tahun 2024 dengan mengusung tema Inovasi Kolaborasi Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan. Festival ini menjadi sebuah wadah untuk menggali potensi dan memperkuat sinergi dalam pengembangan pariwisata berbasis desa.
