Festival Doe-Doe Guraping Kota Tidore Dihelat

Mewakili Gubernur Maluku Utara, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik dan Pembangunan, DRA. Hairiah dalam sambutannya berharap Festival Doe-Doe tidak hanya berakhir pada acara ceremony belaka, namun upaya pelestarian budaya dan pengembangan UMKM di Kelurahan Guraping harus terus dikembangkan.

“Dengan adanya Kolaborasi yang baik antara Masyarakat Kelurahan Guraping dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan,  diharapkan pengembangan pariwisata di Kelurahan Guraping dapat berjalan, dengan adanya Pusat Kuliner, Gazebo, dan taman mangrove menjadi modal besar pengembangan pariwisata dan UMKM di Kelurahan Guraping,” tutur Hairiah.

Sementara Ketua Panitia, Idham Sabtu dalam laporannya mengatakan, Festival Doe-Doe Guraping ini merupakan Festival yang ke empat kalinya diselenggarakan oleh seluruh warga masyarakat Kelurahan Guraping, yang bertempat di tanjung wisata Doe-Doe Kelurahan Guraping. Atas konsistensi mempertahankan adat dan tradisi yang ada di Kota Tidore Kepulauan, Kelurahan Guraping dicanangkan oleh kesultanan Tidore sebagai kampung budaya.

“Tempat ini merupakan ikon terpenting bagi Masyarakat Kelurahan Guraping untuk mengembangkan potensi wisata di Kota Tidore Kepulauan pada umumnya dan khususnya di Kelurahan Guraping. Kelurahan Guraping juga telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai salah satu cagar budaya tak benda, yaitu ritual sogoroho gam atau pembersihan kampung,” ucap Idham.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Pimpinan OPD di Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Pimpinan OPD di Lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Forkopimcam Oba Utara serta Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kelurahan Guraping.

Pewarta : Humas Pemkot Tidore
Editor : Erwin Egga