Formasi Random, Sukses Antarkan Tim Gerak Jalan Wawali ke Garis Finish

Maka dari itu, Filosofi Formasi Random dalam barisan ini, tidak memandang orang yang punya tinggi badan di depan, dan pendek harus di belakang atau di tengah, karena dalam perjuangan merebut kemerdekaan, itu orang yang tinggi maupun pendek juga punya peran yang sama dalam Kemerdekaan Indonesia. 

“Komposisi ini, juga mencerminkan bahwa setiap generasi Indonesia khususnya Tidore saat ini, wajib menikmati Kemerdekaan yang telah diperjuangkan oleh pendahulu,” jelas Wawali.

Ia berharap, pasca hari Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus nanti, para generasi muda di Kota Tidore Kepulauan dapat mengambil spirit perjuangan para pahlawan-pahlawan bangsa dalam merebut kemerdekaan Indonesia dari tekanan penjajah. Sehingga tidak mudah diadu domba oleh kelompok-kelompok yang ingin merubah Pancasila sebagai Ideologi Negara.

“Di momentum ini, saya harap agar semangat maupun spirit perjuangan dari para pahlawan bangsa ini, bisa diambil oleh generasi-generasi muda di Kota Tidore guna membangun Tidore, dan merawat NKRI untuk tetap utuh, tanpa harus tunduk pada kelompok-kelompok tertentu yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya.

Menariknya, ketika memasuki garis finish, Walikota dan Sekretaris Daerah, Ismail Dukomalamo beserta pejabat Eselon II lingkup Pemerintah Kota Tidore serta masyarakat yang turut menyaksikan, langsung berdiri memberi sambutan ketika tim gerak jalan Wakil Wali Kota memasuki garis finish di kawasan Pantai Tugulufa. 

Pewarta  : Suratmin Idrus
Editor   : Erwin Egga