DARUBA – Partisipasi Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kegiatan vaksinasi mulai meningkat. Hal ini seiring adanya kebijakan Bupati Benny Laos Pemkab Pulau Morotai yang melakukan penahanan gaji pokok ASN yang tidak mau divaksin.
Berdasarkan catatan Puskesmas Daruba, hingga 9 Agustus 2021, jumlah ASN yang berdomisili di Kota Daruba yang mengikuti vaksinasi sudah sebanyak 1.990 orang.
“Sebelum diadakan kebijakan divaksin bagi ASN itu kurang lebih hanya 700 an yang ikut vaksin. Nah, setelah diberlakukan vaksin ini pada satu Minggu terakhir naik sebanyak 50 persen. Untuk Daruba ASN yang sudah di vaksin itu 1.990 orang untuk dosis pertama, dan sebanyak 792 orang pada dosis kedua,” ujar Kepala Puskesmas Daruba dr. Adil Makmur, Selasa (10/8/2021).
Bagi ASN yang belum divaksinasi, Pemkab Pulau Morotai telah menyediakan tiga tempat untuk kegiatan vaksinasi di Kota Daruba yakni Puskesmas Daruba, Kantor Koramil dan Polres.
“Perlu diketahui bahwa vaksin dijamin aman, kita selalu adakan sosialisasi ke masyarakat dan khususnya ke ASN. Dan jika setelah divaksin merasakan efek samping segera mungkin koordinasi dengan tenaga medis setempat untuk ditindaklanjuti,” katanya.
Saat ini, tambah Adil, jumlah dosis yang tersedia di Puskesmas Daruba masih 50 dosis. “Namun Puskesmas Daruba setiap hari melakukan permintaan vaksin ke Dinkes karena stok vaksin di Puskesmas diusahakan tidak sampai kosong,” pungkas Adil. (fay)

