Sementara itu, Ketua TI Kota Tidore Kepulauan, Fifi N. Freida mengatakan UKT Geup merupakan salah satu program rutin organisasi yang dilaksanakan setiap empat bulan.
Menurut dia, pelaksanaan UKT biasanya dilanjutkan dengan kegiatan ghasuku yang digelar sekitar satu pekan setelah ujian.
“Ini merupakan program kami yang dilaksanakan per empat bulan dalam setahun. Biasanya setelah UKT ada pelaksanaan ghasuku dan itu satu minggu setelah UKT,” kata Fifi.
Fifi menjelaskan, UKT bertujuan menguji, mengukur, sekaligus mengevaluasi perkembangan para taekwondoin selama mengikuti latihan.
“Jadi tujuan UKT ini untuk menguji, mengukur dan mengevaluasi Teknik,. Fisik serta mental dan karakter smw taekwondoin sebelum berhak naik ke tingkat sabuk yg lebih tingi,” ujarnya.
Koordinator UKT TI Kota Tidore Kepulauan, Raditia Madundang, mengatakan sebanyak 47 taekwondoin terdaftar mengikuti ujian tersebut.
Namun, enam peserta di antaranya berhalangan hadir sehingga tidak dapat mengikuti UKT. “47 orang, tapi ada beberapa orang, kurang lebih enam orang, yang berhalangan sehingga tidak ikut,” ujarnya. (ute)