“Sinergi antara pemahaman geologi dasar, validitas data melalui QA/QC, dan pemanfaatan alat analitik modern merupakan kunci utama untuk meningkatkan efisiensi pertambangan emas saat ini. Ke depan, saya berharap penerapan ilmu geokimia di industri pertambangan Indonesia dapat semakin terintegrasi secara menyeluruh, mulai dari tahap eksplorasi hingga ekstraksi. Pembelajaran dari studi kasus komprehensif, seperti Endapan Gosowong di Halmahera, diharapkan dapat mendorong lahirnya penemuan-penemuan endapan emas baru di Indonesia sekaligus mengoptimalkan efisiensi proses ekstraksinya,” ujar Dharma.
Departemen Komunikasi NHM Tahun 2026 Melalui kolaborasi dengan MGEI-SC Universitas Negeri Gorontalo, NHM terus memperkuat perannya dalam menjembatani dunia industri dan akademik.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong transfer pengetahuan, meningkatkan kapasitas generasi muda di bidang geosains dan pertambangan, serta mendukung terciptanya sumber daya manusia yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri pertambangan di masa depan.(*)