Gubernur Sherly Ajak PKB Kawal Pembangunan Malut

Gubernur menyoroti beberapa capaian pembangunan daerah, antaranya Program renovasi rumah tidak layak huni, bantuan kapal nelayan, dan umrah bagi warga. Dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta santunan bagi keluarga yang kehilangan anggota. Upaya peningkatan infrastruktur telekomunikasi, termasuk pembangunan menara di daerah blank spot.

“Saya minta dukungan dari fraksi PKB di DPR RI khususnya pak Iman duduk di komisi 13, agar dapat mengawal pembangunan di Malut, pasalnya dari seribu desa lebih, masih terdapat seratus desa akses jaringan masih terbatas,” harapnya.

Gubernur Sherly juga menekankan komitmen pemerintah provinsi dalam memerangi korupsi.  “ Pada tahun 2024, Maluku Utara pernah masuk dalam daftar provinsi terkorupsi menurut KPK. Namun, pada Desember 2025, provinsi kita berada di zona hijau dengan skor MTS tertinggi ke-4, berkat kerja sama semua pihak,” kata Gubernur. Sherly juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta, khususnya kepada Dr. Ahmad Iman Sukri dan seluruh pengurus PKB yang hadir.

“Alhamdulillah, kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat dan penuh rahmat untuk menentukan arah politik PKB di Maluku Utara,” ucapnya.(ril)