SOFIFI – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, memberikan atensi khusus kepada seluruh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk segera mempercepat perbaikan kualitas layanan kesehatan di wilayahnya.
Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa meskipun alokasi anggaran untuk sektor pendidikan dan kesehatan telah mengalami peningkatan pada tahun 2025, namun kualitas pelayanan di tahun 2026 masih membutuhkan pembenahan yang signifikan.
“Ini bukan sekadar soal administrasi, tetapi menyangkut keselamatan dan nyawa masyarakat Maluku Utara yang harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Dia menekankan pentingnya komitmen dan kerja nyata dari seluruh jajaran tenaga kesehatan dan manajemen rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas kepada masyarakat.
Mengakhiri amanatnya, Gubernur Sherly Tjoanda juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar bekerja secara optimal dan bertanggung jawab. Menurutnya, setiap ASN dibiayai oleh anggaran daerah yang terbatas sehingga harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Total belanja pegawai sebesar Rp1,2 triliun harus dapat dipertanggungjawabkan melalui kinerja yang berdampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap langkah percepatan ini dapat mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan secara menyeluruh, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan daerah.(ril)

