Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Halbar Tetap Siaga

Muhammad Ade Fabanyo

JAILOLO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) saat ini fokus di beberapa titik yang dinilai rawan banjir, apalagi dalam beberapa hari terakhir Halbar sering diguyur hujan.

Kepala Pelaksana BPBD Halbar Muhammad Ade Fabanyo saat ditemui Fajar Malut Jumat (27/08/21) menyebutkan pihaknya akan melakukan normalisasi kali mati yang kerap terjadi banjir akibat luapan.

Kata dia, luapan air yang sering terjadi di beberapa desa akibat tersumbatnya saluran sehingga pihaknya langsung melakukan koordinasi bersama Pemerintah Desa (Pemdes) untuk peran aktif dalam melihat masalah yang terjadi di setiap desa masing-masing.

“Kemarin itu hujan di beberapa desa, terjadi luapan air yang begitu tinggi sehingga masuk di beberapa rumah, di situ kita koordinasi dengan pihak kepala desa, sehingga bisa diatasi,” katanya.

Untuk itu dirinya meminta peran aktif pihak pemerintah desa untuk penanggulangan banjir, paling tidak meminimalisir dengan cara pembuatan saluran air, atau pembersihan saluran air yang tersebut, yang nantinya diback up oleh BPBD.

Kata dia, banjir yang kerap kali terjadi, akibat dari minimnya kesadaran warga yang membuang sampah secara sembarangan, sehingga menyebabkan salurang atau drainase menjadi tersumbat.

“Yang terkena banjir itu ada saluran airnya, tetapi banyak yang buang material sehingga tersumbat, ada rumah yang digenangi air,ketika kami turun ternyata tidak ada saluran airnya,” ungkapnya.

Lanjut Muhammad pihak BPBD Halbar tidak tinggal diam untuk memberikan pelayanan terkait bencana alam yang terjadi di wilayah Halbar. “Kami tidak akan menolak dan kami tetap akan berikan pelayanan,” pungkasnya. (ais)