TERNATE – Setelah pengiriman 1 juta liter Air bersih, selimut dan dapur umum untuk rakyat Gaza. Masyarakat Maluku Utara melalui Aliansi Rakyat Maluku Utara Bela Palestina kembali menyalurkan bantuan sebesar Rp.650 juta untuk Palestina khususnya Rakyat GAZA.
“Ini merupakan paket khusus Ramadhan dari Rakyat Maluku Utara untuk Gaza yang terus di bom dan dibantai oleh zionis Israel,” demikian disampaikan Kordinator Aliansi Rakyat Maluku Utara Bela Palestina Hasby Yusuf, pada Kamis (21/3/2024).
Hasby mengatakan, Ramadhan yang harus menjadi bulan suci yang dihormati justru terus dinodai dan dilecehkan oleh penjajah Israel. Dimana umat Islam Palestina di Gaza tak bisa merayakan bulan suci dengan nyaman dan aman. Bahkan kata dia, bukan hanya nyawa tetapi situs situs suci seperti masjid di bom oleh zionis Israel di seluruh Gaza.
“Karena itu kami dari Aliansi Rakyat Maluku Utara Bela Palestina akan terus menggalang donasi untuk terus membantu Gaza,” ungkapnya.
Dia menyebut, Palestina akan terus menjadi agenda kemanusiaan seluruh umat manusia. Dan kepedulian ini bukan sekedar ikatan kemanusiaan tetapi juga ikatan iman. Sembari berharap kepedulian pada Palestina tak sekedar momentum tertentu tetapi harus terus hidup. Selama masih ada penjajahan dan pembantaian zionis Israel atas Rakyat Palestina maka sepanjang itu pula pihaknya akan menggalang dukungan dan donasi untuk meringankan beban para mujahidin dan Rakyat Gaza.
“Kami dari Aliansi Rakyat Maluku Utara Bela Palestina akan terus membuka donasi untuk Palestina melalui Bank Syariah Indonesia Cabang Ternate. Mereka yang ingin berdonasi bisa langsung kirim ke rekening Nomor Rekening 7377720231 atas nama Donasi Peduli Palestina, Bank Syariah Indonesia Cabang Ternate,” sebutnya.
Pihaknya juga berharap, kaum muslimin dan rakyat Maluku Utara terus peduli pada Palestina terlebih pada bulan Ramadhan ini. Dia juga mengajak untuk terus melakukan boikot atas segala produk yang berafiliasi dengan zionis Israel.
“Kita akan terus berdiri dan bersama rakyat Palestina hingga terwujudnya negara merdeka Palestina,” tegasnya.*
Editor: Hasim Ilyas

