Seluruh indikator tersebut dirumuskan menjadi Indeks Komposit Pemerintahan Daerah, sebagai dasar utama pemilihan daerah terbaik dalam aspek tata kelola.
Klaster kedua adalah Kinerja Akselerasi Pelaksanaan Program Strategis Nasional dengan bobot 30 persen, yang mencakup tujuh kategori penilaian: penanggulangan kemiskinan, pengendalian inflasi, perbaikan akses layanan pendidikan, peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan, penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi (pertambangan dan non-tambang), serta penurunan ketimpangan kesejahteraan.
Pada kategori pertumbuhan ekonomi yang menjadi indikator krusial ini, Kabupaten Halmahera Tengah berhasil meraih Juara I Nasional, menggambarkan kemampuan daerah dalam mendorong percepatan sektor ekonomi secara cepat, stabil, dan merata.
Capaian ini memiliki arti strategis bagi Halmahera Tengah. Selain mengukuhkan posisi sebagai daerah berprestasi, penghargaan ini juga meningkatkan kepercayaan investor, terutama di sektor industri pengolahan dan hilirisasi mineral.
Penghargaan ini memperkuat bargaining position Halmahera Tengah dalam mendorong program-program prioritas nasional, termasuk percepatan industrialisasi dan pembangunan ekonomi wilayah.
