TERNATE– Momentum Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober tahun berjalan, sebagai sebuah momentum untuk mengingatkan bagaimana perjuangan para pemuda untuk mempertahankan keutuhan NKRI.
Dan pada momentum bersejarah ini ada sejumlah harapan yang hendak disampaikan, salah satunya termasuk dari Camat Pulau Hiri Irwan Bakar. Dimana pada momentum Hari Sumpah Pemuda tahun 2023 ini, Irwan menyampaikan memperingati hari bersejarah tersebut. Sebagai referensi,bagaimana menyatukan semua pemuda untuk dapat berkolaborasi dalam membangun bangsa daerah.
Hal ini disampaikan saat menghadiri Upacara Hari Sumpah Pemuda di halaman kantor Wali Kota, dimana peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar Pemkot Ternate ini Pj. Sekda Kota Ternate Abdullah H. M. Saleh bertindak sebagai inspektur Upacara.
Adapun tema yang diangkat Kementerian Olahraga dan Pemuda (kemenpora) pada tahun 2023 ini adalah “Bersama Majukan Indonesia”. Dalam rangka memeriahkan peringatan tersebut. “Hari Sumpah Pemuda adalah momen bersejarah yang mengingatkan kita akan pentingnya persatuan dalam mencapai kemerdekaan. Selamat memperingati hari bersejarah ini,” demikian kata Camat Pulau Hiri, Irwan Bakar.
Irwan mengatakan, sesuai dengan sambutan Menpora yang dibacakan Pj. Sekda, bahwa pemerintah saat ini membuka luas partisipasi generasi muda Indonesia untuk bersama mewujudkan harapan bangsa. Inklusivitas ekosistem kolaborasi lintas generasi ini telah membangun optimisme bahwa generasi muda Indonesia telah mendapatkan tempat terhormat dalam pembangunan nasional.
“Alasan pembukaan partisipasi generasi muda untuk terjun membangun bangsa ialah karena saat ini Indonesia dihadapkan pada berbagai tantangan dan masalah,” ungkapnya.
Ada sejumlah tantangan dari generasi muda saat. Salah satunya kata dia, sesuai dengan sambutan Menpora adalah perkembangan teknologi dan arus informasi yang kian masif. Dua hal ini berdampak pada meningkatnya kesenjangan penguasaan teknologi dan informasi antar generasi. Untuk mengimbangi percepatan tersebut perlu dibarengi dengan kontribusi aktif generasi muda.
“Penguasaan oleh pemuda terhadap teknologi dan informasi serta literasi digital menjadi sesuatu yang harus diseriusi, bahkan pemerintah terus mendorong generasi muda saat ini untuk mempunyai visi, misi dan peran strategis hingga 30 tahun mendatang agar pembangunan dapat berlari lebih cepat. Strategi efektif adalah dengan kolaborasi lintas generasi dan lintas sektor,” tandasnya.*
Editor: Hasim Ilyas

