“Harganya memang normal, tetapi pembeli setiap hari semakin berkurang. Kadang satu hari hampir tidak ada yang beli. Orang yang datang belanja bisa dihitung,” ujarnya.
Ia mengaku kondisi saat ini jauh berbeda dibandingkan sekitar dua bulan lalu. Menurutnya, penurunan daya beli masyarakat berdampak langsung terhadap pendapatan para pedagang.
“Dua bulan lalu masih ramai. Sekarang daya beli masyarakat menurun. Kami yang rugi karena barang tidak laku dan modal tidak kembali,” keluhnya. (ute)
1 2