TIDORE – Sekretaris Daerah Kota Tidore Kepulauan Ismail Dukomalamo angkat bicara terkait dengan hasil evaluasi terhadap pejabat tinggi pratama (JPT) atau eselon II yang telah dilakukan oleh Panitia Seleksi pekan kemarin.
Menurutnya, hasil dari evaluasi tersebut masih sementara dikaji oleh panitia seleksi, sehingga belum bisa disampaikan ke Walikota. Namun ia memastikan dalam waktu dekat, hasilnya sudah akan selesai dan bisa disampaikan ke Walikota untuk diputuskan.
“Saat ini kami belum bisa berkomentar banyak, karena hasilnya masih sementara di proses, jika sudah selesai kami langsung serahkan ke Walikota untuk diputuskan, dari situ baru bisa kita lihat hasilnya seperti apa,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, (4/8/21).
Sekda menambahkan, dari evaluasi yang dilakukan pada 28 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lalu, terdapat dua pimpinan OPD yang tidak hadir, diantaranya Kepala Badan Kepegawaian dan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Dan Kepala Dinas Transmigrasi, ketidakhadiran mereka berdua dikarenakan sedang sakit.
“Evaluasi ini kita melihat sejauh mana efektifitas kerja dari masing-masing pimpinan OPD, beserta komitmen mereka dalam mensukseskan visi misi Walikota dan Wakil. Selain dari itu juga, kita melihat disiplin keilmuan yang dimiliki untuk menduduki jabatan tersebut,” tandasnya.
Kendati demikian, Sekda menegaskan pejabat yang nantinya mengisi jabatan eselon II, semuanya harus memiliki kesepahaman yang sama serta komitmen dalam mensukseskan visi misi Walikota dan Wakil Walikota di periode kedua, agar semangat “Membangun Masyarakat Sejahtera, Menuju Tidore Jang Foloi” yang merupakan visi besar Walikota dan Wakil dapat terwujud.
“Setelah hasil evaluasi ini sudah diputuskan oleh Walikota, selanjutnya kami akan konsen pada proses asesmen untuk mengisi jabatan kosong pada eselon II, jadi hasil evaluasi kita dapat melihat jabatan-jabatan apa saja yang mengalami kekosongan untuk dilakukan lelang terbuka,” tuturnya. (ute)

