WEDA – Setelah dua orang dinyatakan positif Covid-19, kini dua karyawan PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) kembali dirujuk ke Rumah Sakit Chasan Boesoirie Ternate lantaran hasil rapid test dinyatakan reaktif.
Menurut Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Halteng, Rijja Rajana saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. “Tadi malam (sabtu dini hari) dua tenaga kerja lokal PT. IWIP dirujuk ke Ternate karena hasil rapid test reaktif,” ucapnya.
Rijja mengaku setelah melakukan tracking kontak dengan salah satu Tenaga Kerja Asing (TKA) yang dinyatakan reaktif beberapa hari lalu saat menjalani rapid test di Bandara Babullah, Ternate. “Kedua tenaga kerja lokal itu merupakan hasil tracking terkait salah satu TKA yang dinyatakan reaktif beberapa hari lalu,” akunya.
Meski demikian, Rijja enggan memberitahukan inisial kedua karyawan tersebut. Padahal dirinya berjanji akan mengirim nama inisial via Whatsapp, namun hingga berita ini diturunkan inisial itu tak dikirim.
Sementara itu dari data yang dirilis terkait perkembangan situasi penanganan Covid-19 Kabupaten Halteng, berdasarkan hasil update data sekretariat/media center Satuan Tugas Percepatan Penanganan virus corona yang diperoleh dari Puskesmas dan posko-posko kecamatan, Jumat (15/5).
Data tersebut tercatat jumlah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) sebanyak 4 orang, Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2 orang. Sedangkan jumlah OTG (Orang Tanpa Gejala) mencapai 49 orang dan jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan) 5 orang.
Untuk jumlah IDS (isolasi diri sendiri) di Halteng sebanyak 632 orang, terjadi peningkatan 44 orang di Kecamatan Weda 33 orang, Weda Tengah 9 orang dan Patani 2 orang.
Dengan demikian jumlah yang masih menjalani masa isolasi mandiri terbanyak terdapat di Kecamatan Weda yakni 398 orang dan terendah di Kecamatan Patani Timur 1 orang.
“Jumlah orang yang telah selesai menjalani masa isolasi mandiri sampai pada hari ini 0 orang. Dengan demikian masih terdapat 632 orang yang saat ini terpantau menjalani masa isolasi mandiri di rumah,” tukasnya.
Tidak itu saja, data untuk jumlah orang yang dilakukan pemeriksaan rapid test sebanyak 116 orang, dengan hasil non reaktif sebanyak 113 orang dan reaktif 3 orang.
Sementara jumlah orang yang masuk di Kabupaten Halteng melalui posko satgas terpadu sebanyak 26.119 orang, dengan rata rata kunjungan per hari sebanyak 502 orang. “Kembali kami menghimbau masyarakat untuk saling mengingatkan, untuk tetap tinggal dirumah, selalu menjaga kesehatan melalui perilaku hidup bersih dan sehat, istirahat yang cukup dan menjaga jarak aman,” imbaunya.(udy)

