Hendak ke Jakarta, Ketua dan Anggota DPRD Didemo

ilustrasi

BOBONG – Anggota dan Ketua DPRD Kabupaten Taliabu dibikin pusing dan ketar-ketir. Betapa tidak, para wakil rakyat itu dijadwalkan ke Jakarta melalui Luwuk Sulawesi Tengah, Senin (6/7) sekira pukul 20:30  WIT malam, dicegat massa yang tergabung dalam Front Peduli Desa (FPD).

Informasi yang dihimpun Fajar Malut, Ketua dan anggota DPRD berangkat ke Jakarta, setelah beberapa bulan terakhir tidak melakukan perjalanan dinas ke luar daerah. Meski begitu, belum diketahui agenda mereka.

Pendemo pun sempat berorasi untuk meminta Ketua  DPRD agar turun ke pelabuhan menemui mereka untuk memberikan penjelasan terkait pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Dana Desa yang selama ini tidak ditindaklanjuti tanpa alasan yang jelas.

“Kami meminta Ketua DPRD dan Ketua Komisi III turun dari kapal untuk memberikan penjelasan kepada kami,” teriak Riki Yakub.

Namun demikian, tak satupun wakil rakyat yang menemui mereka. Tanpa menunggu lama, pendemo naik ke kapal dan mencari Ketua DPRD dan Ketua Komisi III. Massa hanya menemui Ketua Komisi III, Hasanudin Hase. Di Hadapan massa, Hasanudin berjanji, pembentukan Pansus DD dilakukan setelah mereka kembali dari Jakarta. “Setelah kami balik, baru bentuk pansus,” sahut Hasanudin singkat.

Sementara Ketua DPRD Meilan Mus, enggan menampakan dirinya. Diduga bersembunyi disalah satu kamar di kapal itu. “Ketua DPRD coba keluar dulu, kami datang cuma mau minta sikap terkait pansus saja,” teriak massa aksi.

Adapun para wakil rakyat yang melakukan perjalanan, adalah Ketua DPRD, Meilan Mus, Wakil Ketua DPRD, Jainal Azhar, Ketua Komisi III Hasanudin Hase serta anggota lainnya, Muh Nuh Hasi, La Putu, Arifin Abd Majid, Ridwan Soamole. Sementara, Helfin Ware, memilih untuk menunda keberangkatan dan akan melanjutkan keberangkatannya pada Kamis besok. (Bro)