Honorer Dirumahkan, PUPR Sulit Kontrol Sejumlah Fasilitas Umum

Tugu Hemung Sia Dufu Bobong

BOBONG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pulau Taliabu mulai kesulitan mengontrol sejumlah fasilitas umum pemeliharaan lantaran sudah kekurangan staf.  

Sebut saja, sejumlah fasilitas pendukung Tugu Hemungsia Sia Dufu kota Bobong yang mulai tidak terurus, seperti air mancur dan lampu hias sudah tak berfungsi lagi. “Kalau dulu masih ada honorer, ada yang kontrol terus tugu itu. Tapi, setelah dirumahkan honorer, kita sudah tidak ada staf yang kontrol lagi,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PUPR Kabupaten Pulau Taliabu, Sudirman, Selasa (13/10/2021) kemarin.

Meski begitu, ia mengaku listrik tugu tersebut sudah tak berfungsi disebabkan karena kabel penghubungnya sudah putus. Karena itu, ia memerintahkan stafnya untuk mengecek untuk memastikan penyebabnya. “Saya sudah perintahkan staf untuk cek, jangan sampai karena token. Karena lampu itu pakai sistem token. Tapi ternyata kabelnya sudah terputus,” kata Sudirman.

Sudirman mengemukakan, biaya pemeliharaan tugu itu dikerjakan pihak rekanan dan telah melakukan pekerjaan sebelum memasuki 17 Agustus 2021, mulai dari pembersihan air kolam, pengecatan tugu, dan mengganti lampu sorot dalam taman.

Namun anggaran pemeliharaan yang dikeluarkan puluhan juta rupiah itu tidak berbanding lurus dengan fakta di lapangan. Sebab, setelah kegiatan pemeliharaan, kini lampu dan tugu yang menjadi ikon kota Bobong mati dan terkesan tak terurus. (bro)