TERNATE – Pemkot Ternate memastikan bahwa jumlah honorer di Pemkot Ternate hanya sebanyak 3.008 orang yang tersebar di seluruh OPD maupun unit kerja di Pemkot Ternate, hal ini sesuai dengan hasil pendataan yang telah dilaporkan ke Kemenpan-RB, diluar dari guru swasta dan PTT yang direkrut pada tahun 2022.
Kabid Penilaian Kinerja dan Penghargaan BKPSDM Kota Ternate Faisal Karim mengatakan, saat ini bukan lagi tahapan uji publik, karena sampai 22 Oktober 2022 kemarin sudah masuk pada tahapan finalisasi. Dimana sampai finalisasi itu jumlah honorer Kota Ternate yang sudah terdata sampai pukul 15.00 WIT dan disampaikan ke Kemenpan-RB sebanyak 3.008 orang.
“Jadi untuk Kota Ternate kita tutup dengan jumlah honorer sebanyak 3.008 orang, dari awalnya sebanyak 3.009 orang karena ada yang mengundurkan diri,” katanya, pada Fajar Malut Senin (24/10/2022) kemarin.
Menurut Faisal, dari jumlah honorer Pemkot Ternate yang sudah terdata dan dilaporkan ke Menpan-RB itu terdiri dari 265 tenaga honorer kategori dua (K2) dan non ASN mencapai 2.743 orang. Jumlah tersebut kata dia, terjadi penambahan pada honorer K2.
“Jadi honorer K2 mengalami penambahan, dimana sebelum itu saat pendataan jumlahnya sebanyak 254 K2 terjadi penambahan sehingga menjadi 265,” ungkapnya.
Dikatakannya, dari data yang dikirim ke Kemenpan-RB itu sesuai dengan surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM) yang diteken oleh Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman dan seluruh pimpinan OPD, dimana dalam surat tersebut menerangkan bahwa yang dikirimkan ke aplikasi pendataan dilaman https://pendataan-nonasn.bkn.go.id .
“Dengan dilaporkannya data tersebut, maka jumlah honorer yang tercatat di Pemkot Ternate sebanyak 3.008 orang, yang tersebar pada semua unit kerja,” kata dia.
Dia menyebutkan, honorer yang tercatat di Pemkot Ternate sesuai dengan pendataan yang dilakukan dan telah dilaporkan itu hanya guru pada sekolah negeri, karena guru sekolah swasta dan PTT yang mulai bekerja pada tahun 2022 yang jumlahnya mencapai 534 orang sesuai hasil pendataan dan verifikasi yang dilakukan Pemkot Ternate sebelumnya.
“Penambahan honorer K2 ini setelah tahapan uji publik, baru diketahui dari laporan yang disampaikan sejumlah honorer K2 yang salah menginput data, dan ketika aplikasi dibuka baru diperbaiki datanya sehingga jumlah honorer K2 ini bertambah, jadi Alhamdulillah untuk Kota Ternate sekitar jam 3 kemarin kami sudah kirimkan SPTJM,” jelasnya, sembari menyebut, setelah data honorer ini dikirimkan selanjutnya Pemkot Ternate tinggal menyesuaikan dengan kebijakan yang nantinya dikeluarkan oleh pemerintah berkaitan dengan honorer atau non ASN.
Dari jumlah honorer atau PTT di Pemkot Ternate sebanyak 3.543 sesuai dengan pendataan dan verifikasi beberapa waktu lalu, dari jumlah itu sebanyak 3.009 PTT diangkat dengan SK Wali Kota yang terdata sampai 2021, sementara sisanya 534 orang tidak masuk pendataan seperti perintah Menpan-RB dalam surat nomor: B/1511/M.SM.01.00/2022 tertanggal 22 Juli 2022 tentang Pendataan Tenaga Non ASN Dilingkungan Instansi Pemerintah dan Surat Kepala BKPSDM Nomor: 800/2619/2022 tertanggal 1 Agustus 2022 tentang Permintaan Data THK-2 dan Non ASN. Dimana, honorer sebanyak 534 orang yang tidak terdata dalam system aplikasi pendataan di laman https://pendataan-nonasn.bkn.go.id itu karena mereka ini bertugas di sekolah swasta dan PTT atau honorer yang diangkat pada tahun 2022 ini. Bahkan, mereka yang sudah dilakukan uji publik sesuai dengan pengumuman nomor:800/193/2022 tentang uji publik data awal pegawai non ASN (tahap prafinalisasi) dilingkungan Pemkot Ternate tahun 2022, yang diteken Sekda Kota Ternate Jusuf Sunya atas nama Wali Kota Ternate tertanggal 3 Oktober 2022.(cim)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

