Hutang Multiyears Sisa 51,9 Miliar

M. Taufik Jauhar
M. Taufik Jauhar

TERNATE – Kegiatan multiyears yang harus dibayar Pemerintah kota Ternate tersisa Rp 51,9 miliar pada tahun ini, dari total sebelumnya Rp 81,9 miliar. Sedangkan untuk hutang kegiatan pihak ketiga pada tahun 2020 sebesar Rp 34 miliar akibat kondisi keuangan buruk pada waktu itu, telah dilunasi Pemkot Ternate.

Kepala BPKAD Kota Ternate M. Taufik Jauhar mengatakan, hutang Pemkot Ternate sebesar Rp 34 miliar itu telah di lunasi. “Itu sudah di lunasi, kemarin itu kita tinggal lakukan perubahan penjabaran APBD, baru kita bisa bayar kemarin,” katanya.

Dengan dilakukan perubahan penjabaran APBD untuk pembayaran hutang ini, kata dia, maka dalam APBD-Perubahan nanti belanja akan bertambah sebesar Rp 34 miliar. “Nanti kita akan menyesuaikan dengan belanja di tahun 2021,” ungkapnya.

Sedangkan multiyears, menurut Taufik, dia tidak masuk dalam hutang, sebab sudah tertuang dalam APBD tahun 2021. “Multiyears tinggal Rp 51.9 miliar, karena dari Rp 81,9 miliar itu, kita sudah bayar Rp 30 miliar,” jelasnya.

Dikatakannya, dengan sisa waktu yang ada ini, pihaknya tetap berupaya untuk melakukan pembayaran kegiatan multiyears ini, dimana sebelumnya yang dibayar itu pada Januari, Februari dan Maret tahun 2021. Sementara April sampai Juni kemungkinan belum bisa dilakukan pembayaran, karena harus dibayar gaji dan THR ditambah gaji 13.

“Dalam sebulan itu kita bayar secara bertahap sebesar Rp 10 miliar, namun kita juga melihat kondisi yang ada, jadi tergantung ada kebutuhan yang mendesak lain. Tapi kita upayakan tahun ini tuntas, karena sudah masuk di APBD dengan catatan realisasi pendapatan harus 100 persen, karena kalau pendapatan tidak mencapai itu, maka berpengaruh juga pada belanja, sebab kita sudah anggarkan berimbang jadi pendapatan dan belanja harus sama,” tutupnya. (cim)