Ini Kronologis 3 Korban Tewas Mengenaskan, 4 Berhasil Selamat

Korban selamat dan mayat yang ditemukan

WEDA – Proses pencarian lima orang warga Patani yang dinyatakan hilang diserang OTK (orang tak dikenal) saat berada di wilayah hutan Patani, tiga diantaranya ditemukan tewas mengenaskan oleh Tim Gabungan (TNI-Polri dan masyarakat).

Ketiga korban itu diketahui bernama Martawan Abdullah, Anto Latani, Jahid Hamid, dan Kopda Zain. Sementara yang dinyatakan  meninggal dunia adalah Yusuf Kader, Risno dan Haji Masani. Sebelumnya lima dari tujuh orang warga (termasuk satu Anggota Koramil 1512-02/Weda) itu dua orang berhasil menyelamatkan diri dan sudah berada di Patani, yaitu Jahid (40) dan Martawan (45).

Para korban tersebut diserang menggunakan panah jenis moa setelah itu seluruh tubuh korban ditebas menggunakan parang. Pasalnya di tubuh korban masih terdapat anak panah yang menancap dan luka sabetan parang di kepala, tangan dan bagian tubuh korban lainnya. Hingga kini korban telah dievakuasi oleh Tim Gabungan dari hutan menuju perkampungan.

OTK Beraksi, 1 Meninggal, 2 Selamat dan 4 Hilang

Kapten Arm. Edy Tri Santoso Pkt. Danki SSK 3/Weda Satgas Pamrahwan Yonarmed 8/105 Trk. Uddhata Yudha saat dikonfirmasi menyampaikan sekitar pukul 14.30 WIT, personel Gabungan TNI/Polri dan masyarakat tiba di TKP menemukan tiga jenazah ditemukan ditempat yang berbeda.

Mayat Haji Masani dan Yusuf Kader ditemukan dilokasi bersamaan sedang jenazah Risno berada dilokasi 12 KM dari jarak dua jenazah. “Dimana kondisi tiga mayat yang sudah dalam keadaan hancur akibat terkena sabetan parang sehingga susah dikenali langsung mengevakuasi dengan cara memikul secara bergantian,” ucap Danki. Namun jarak yang jauh dan medan yang sangat berat dilalui untuk mengevakuasi 3 jenazah tersebut, serta menghambat pergerakan sampai dengan malam hari sehingga Tim Gabungan sekitar 30 orang terpaksa mendahului teman-teman kembali ke kampung untuk meminta bantuan tenaga dan logistik agar segera di bawa ke lokasi.

Sementara Babinsa Kopda Moh. Zen Tehuayo dan Hi Masani berhasil ditemukan dalam kondisi yang lemas. Sebagaimana kronologis menurut keterangan saksi selamat, Martawan (45) warga Desa Batu Dua, Kecamatan Patani Utara Pada hari Sabtu tanggal 20 Maret 2021 sekitar pukul 07.00 WIT, dirinya (korban selamat) dengan teman-teman 6 orang berangkat dari Desa Tepeleo menuju pertigaan jalan menuju KM 05 Desa Masure Kecamatan Patani Timur. “Pada saat kami sampai di pertigaan jalan Desa Masure, saya bersama 4 orang teman menunggu di pertigaan jalan,” ungkap Martawan dengan nada sedih.

Lanjutnya, sementara Babinsa Kopda Moh. Zen Tehuayo Anggota Koramil 1512-02/Patani, berangkat menuju Desa Masure untuk menjemput Haji Masani (55) namun setelah Babinsa berangkat tidak lama kemudian Haji Masani tiba di pertigaan jalan dan bergabung dengan kami (6 orang) dan tidak berselang lama Babinsa juga datang dan bersama-sama untuk bergabung.

“Kami bertujuh melanjutkan perjalanan dengan menggunakan sepeda motor menuju KM 05 (di belakang kampung Desa Masure,” tutur saksi.

Setelah tiba di KM 05, mereka memarkir kendaraan motor dan melanjutkan perjalanan menuju arah utara ke sungai Gwonley belakang Desa Damuli, Kecaamatan Patani Timur dengan berjalan kaki. “Sekitar pukul 16.00 WIT, mereka tiba di sungai Gwonley dan beristirahat sambil merokok dan sekitar 1 jam kemudian kami mendapat serangan dari arah depan dengan busur panah sekitar kurang lebih 20 anak panah,” tambah saksi.

“Pada saat itu keadaan panik, sehingga dengan spontan kami langsung melarikan diri dan saya sempat melihat salah satu anak panah telah mengenai Risno salah seorang rekan kami, saat akan melarikan diri,” tambahnya.

Sekitar pukul 18.00 WIT, saya memberanikan diri untuk kembali sendiri ke TKP dan mendapati korban Risno dalam keadaan terluka di bagian punggung kanan. Saat saya sedang menjaga korban Risno yang dalam keadaan terluka sekitar pukul 20.00 WIT. “Ada satu orang laki-laki memakai pakaian dari kulit kayu mendatangi TKP yang berjarak -+ 20 sampai 30 meter dengan saya mendekat dan saya yakini bahwa itu adalah salah satu dari pelaku penyerangan tadi,” kisahnya.

“Saat itu saya coba untuk berkomunikasi dengan orang tersebut namun terlihat dari gelagatnya tidak bersahabat sehingga saya tidak berani mendekat dan orang tersebut langsung berbalik badan dan langsung memasuki arah hutan,” bebernya.

Lebih lanjut sekitar pukul 22.00 Wit malam korban Risno menghembuskan nafas terakhir dan (meninggal dunia) dan dirinya langsung meninggalkannya di atas pasir lalu bergerak menuju arah pantai. “Senin 22 Maret 2021 sekitar pukul 13.00 Wit, saya sampai di rumah bibi saya bernama Kalsum (60) alamat Desa Peniti dan menceritakan masalah yang menimpa saya dan teman-teman saya,” tandasnya. (udy)


Warning: md5_file(/www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/litespeed/css/bde74ab1755836310219ab58a1d7021c.css.tmp): Failed to open stream: No such file or directory in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php on line 148

Warning: unlink(/www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/litespeed/css/bde74ab1755836310219ab58a1d7021c.css.tmp): No such file or directory in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php on line 156

Fatal error: Uncaught ErrorException: md5_file(/www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/litespeed/js/bde74ab1755836310219ab58a1d7021c.js.tmp): Failed to open stream: No such file or directory in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php:148 Stack trace: #0 [internal function]: litespeed_exception_handler() #1 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php(148): md5_file() #2 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(845): LiteSpeed\Optimizer->serve() #3 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(392): LiteSpeed\Optimize->_build_hash_url() #4 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(265): LiteSpeed\Optimize->_optimize() #5 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimize.cls.php(226): LiteSpeed\Optimize->_finalize() #6 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/class-wp-hook.php(341): LiteSpeed\Optimize->finalize() #7 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/plugin.php(205): WP_Hook->apply_filters() #8 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/core.cls.php(464): apply_filters() #9 [internal function]: LiteSpeed\Core->send_headers_force() #10 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/functions.php(5493): ob_end_flush() #11 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/class-wp-hook.php(341): wp_ob_end_flush_all() #12 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/class-wp-hook.php(365): WP_Hook->apply_filters() #13 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/plugin.php(522): WP_Hook->do_action() #14 /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-includes/load.php(1308): do_action() #15 [internal function]: shutdown_action_hook() #16 {main} thrown in /www/wwwroot/fajarmalut.com/wp-content/plugins/litespeed-cache/src/optimizer.cls.php on line 148