Siswa yang orang tua kurang mampu, termasuk anak-anak broken home dan punya kelemahan spikologi tetap kami akamodir. Ini dalam rangka untuk mengantisipasi anak yang putus sekolah.
Wahda S. Umsohy
TERNATE- Penerimaan siswa di SMP Islam 1 Kota Ternate bakal dibuka sampai 15 Juli 2022, dimana dalam penerimaan siswa kali ini pihak sekolah memberikan keringan dan kemudahan dengan sejumlah syarat yang selama ini berlangsung. Selain itu pihak sekolah juga memberikan prioritas ke siswa yang orang tuanya tidak mampu.
Ketua Panitia Yamin Jamal mengatakan, pada penerimaan siswa baru ini pihaknya menargetkan sebanyak 10 kelas, dengan jumlah siswa 320.
“Karena kita berada di sekolah swasta maka kita tidak menggunakan zona, sehingga masyarakat bebas dari mana saja bisa mendaftarkan anaknya,” katanya Selasa (7/6/2022).
Dimana kata dia, persyaratan dalam penerimaan siswa baru ini yakni mengisi formulir pendaftaran, foto copy ijazah/surat keterangan kelulusan 3 rangkap, foto copy kartu keluarga 3 rangkap, foto copy akta kelahiran 3 rangkap, foto copy sertifikat BTA 3 rangkap dan foto copy raport kelas 5 dan 6 sebanyak 3 rangkap.
“Jadi pendaftarannya mulia pada 1 Juli sampai 15 Juli, nantinya akan melalui seleksi jika ada siswa berprestasi di tingkat SD akan ada kelas tertentu yang kita prioritaskan. Dan saat ini panitia pendaftaran sudah terbentuk, meskipun pendaftarannya belum dibuka tapi sudah ada yang mendaftar dan diperkirakan 20 sampai 30 orang,” ungkapnya.
Terpisah Kepala SMP Islam 1 Kota Ternate Wahda S. Umsohy menyebutkan, pihaknya menargetkan penerimaan siswa baru ini sebanyak 10 kelas dengan jumlah 320 siswa, dan pihaknya menyiapkan kelas untuk mengakomodir siswa berprestasi.
“Sehingga ketika ada kegiatan, maka siswa itu jadi prioritas untuk ikut kegiatan,” sebutnya.
Selain kata Wahda, pihaknya juga memprioritaskan siswa yang orang tuanya tidak mampu, dan hal ini sudah jadi tradisi dalam penerimaan siswa baru.
“Karena kami sangat peka terhadap siswa yang orang tua kurang mampu, kemudian broken home dan siswa yang secara psikisnya kurang bagus kami di SMP Islam tetap mengakomodir, dan kami memastikan mereka akan nyaman ketika bersekolah di SMP Islam,” katanya.
Langkah ini menurut dia, untuk meminimalisir anak yang putus sekolah di Kota Ternate, bahkan orang tua kurang mampu pihaknya juga menyiapkan 10 seragam sekolah gratis untuk siswa dari keluarga kurang mampu. Selain itu, pihaknya juga tidak membebani biaya pendaftaran siswa sejak dari 2017, dan hanya dibebani biaya yayasan yang telah dikolaborasi ke dalam seragam siswa.(cim)

